LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS-Pemerintah desa Rejomulyo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 yang dilaksanakan di aula balai desa Rejomulyo kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Rabu.(30/9/2026)
Pada gelaran Musrenbangdes di desa Rejomulyo yang di pimpin langsung oleh Tushandoro kepala desa Rejomulyo didampingi oleh Camat Jati Agung serta BPD, Babinsa dan dihadiri oleh UPT PUPR, UPT Pajak, UPT Pertanian, UPT Puskeswan dan seluruh jajaran Pemerintah desa Rejomulyo serta segenap lapisan masyarakat desa Rejomulyo.
Agenda Utama Musrenbangdes tahun 2027 di desa Rejomulyo yaitu Penyusunan dan Penetapan RKPDes 2027 serta Membahas, menilai, dan menyepakati prioritas kegiatan pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027 yang bersumber dari skala kebutuhan warga.
Penyusunan Daftar Usulan (DU-RKPDes) 2028, Menyiapkan usulan program lanjutan untuk dibawa ke tingkat musyawarah perencanaan kecamatan pada tahun berikutnya.
Fokus Pembangunan: Umumnya mencakup perbaikan infrastruktur lingkungan, peningkatan ketahanan pangan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Seusai gelaran Musrenbangdes di desa Rejomulyo, Hartono Sekdes Rejomulyo menyampaikan daripada hasil dari pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan anggaran 2027 itu kami sudah meluruskannya sejak awal berkenaan dengan rancangan rencana kerja/RKPdes untuk anggaran 2027 yang kita putuskan di Musrenbang hari ini.
Jadi point pentingnya bahwa mengingat dari anggaran kita untuk tahun 2027 kan belum keluar, rancangan kita berpedoman pada anggaran 2026, point penting prioritas oleh musyawarah bahwa memang melihat keuangan desa, dana yg masuk, itu diprioritaskan kebeberapa bidang yang memang masih menjadi pokok prioritas karena salah satunya berkenaan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa sumber pembiayaannya memang dari APBN, melihat APBD kita memang masih terbatas untuk mencukupi seluruh pembiayaan khususnya terkait pembinaan kemasyarakatan.
sekali lagi dibidang 1 pemerintahan itu mencakup secara menyeluruh yang menjadi ketetapan bidang pembangunan kita ada 1 poin, karenanya memang sudah dihitung kemampuan dana itu hanya bisa mengcover 1 titik kegiatan yaitu rencana pembangunan latpen yang kurang lebih 650 meter dengan perkiraan anggaran sekitar 130 jutaan untuk latpen.
Sisanya ditahun ini mudah mudahan ditahun depan sama, syukur bertambah. sisanya mengcover BLT-DD karena ini berkaitan dengan MK yang mengatur tentang penyalur BLT dana desa dan masih mengusulkan 8 nama dari 8 dusun.
Selanjutnya dibidang pemberdayaan lain juga masih ada beberapa kegiatan tetapi memang masih fluktuatif artinya nanti dimungkinkan apabila mengikuti regulasi yang baru nanti kita akan coba akan menyesuaikan kedepan.
Kami berharap ada semacam dukungan yang lebih substantif terhadap pokok kebutuhan masyarakat dan lagi perlu saya sampaikan mungkin sudah ada pendapatan lainnya selain yang dari pemerintah sudah ada menerima pendapatan asli desa termasuk juga Bumdes itu sudah menjadi tambahan untuk pembiayaan penyelenggaraan pemerintah 2027.
Mudah mudahan nanti dapat terlaksana dengan baik dan kedepannya bisa lebih baik lagi.
Yang bersumber dari APBD kami usulkan bberapa fasilitas mendukung ada 3 titik, yaitu 3 ruas jalan dusun yang memang sudah sangat kami harapkan dukungan dari pemerintah, jadi 3 jalan ini kita usulkan utnuk pembangunan sekurang kurangnya latpen itu sekitar 3500 di 3 titik ruas dan di 2 jalan kabupaten yang dlan antar kecamatan dan yang 1 titik itu dari Rejomulyo Pancasila itu ada lanjutan dan 1 lg Rejomulyo ke Bandarejo. harapannya bisa segera direalisasikan.(Ronald)