Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (14 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (15 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (15 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (22 jam yang lalu)
INFODESA 31 Agustus 2019, 11:48 WIB 2,362 PDF

Muslimat NU Lakukan Optimalisasi Germas dan Pencegahan Stunting

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Muslimat NU Lakukan Optimalisasi Germas dan Pencegahan Stunting
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Tim Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama melakukan upaya optimalisasi Germas dan penurunan stunting melalui kegiatan orientasi Rabu (28/8) di Hotel Grand Karlita Purwokerto. Kegiatan ini diikuti 50 orang peserta dari Pondok Pesantren dan Majelis Taklim, hasil kerja sama dengan Kementerian Kesehatan yang merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Selasa (27/8) hingga Kamis (29/8) di Kabupaten Banyumas.

Wakil Ketua IV PP Muslimat NU Siti Aniroh Yusuf Efendi mengatakan sasaran germas adalah pondok pesantren dan majelis taklim yang meningkat ke arah orientasi dan mobilisasi gerakan. Menurutnya penggalangan kemitraan dan partisipasi masyarakat dalam gerakan untuk mewujudkan hidup sehat dan pencegahan stunting sangatlah penting agar masyarakat menjalani pola hidup dengan gerakan hidup sehat.

“Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya Banyumas dan Indonesia sadar akan pentingnya cara hidup sehat dan sadar untuk bersama-sama mencegah stunting untuk menciptakan generasi penenrus yang lebih baik dan sehat,” katanya

Saat membuka acara Bupati Banyumas Achmad Huesin mengajak kepada pengurus NU, majelis taklim dan pondok pesantren untuk bersama sama menjadi penggerak masyarakat mewujudkan pola hidup sehat dan pencegahan stunting. Mengingat anggota NU tersebar sampai pelosok, maka yang hadir setelah mendapat ilmu harus ditularkan, agar terwujud masyarakat yang sehat dan terhindar dari stunting.

“Meskipun dampak yang dirasakan tidak langsung dinikmati, karena perlu proses, tapi itu bagian dari kepedulian semoga menjadi nilai ibadah,” kata Bupati

Menurut Bupati, pola hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Untuk menjadi sehat awalnya dari makanan yang dinikmati, maka bupati mengajak agar tidak hanya mengejar kenikmatan tetapi harus memperhatikan dampak makanan terhadap tubuh.

“Biasakan anak anak kita makan makanan yang sehat dan seimbang. Stunting ditimbulkan bukan saja karena kurang makan, tetapi karena makanan yang tidak sehat,” kata Bupati

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi