Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (4 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (4 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (20 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (21 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (22 jam yang lalu)
INFODESA 13 Mei 2020, 13:27 WIB 378 PDF

Meski Perkembangan Covid-19 Kian Membaik, Bupati Pati Tetap Gelar Pasar Murah

Admin Utama
Oleh: admin • ~4 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Meski Perkembangan Covid-19 Kian Membaik, Bupati Pati Tetap Gelar Pasar Murah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Untuk Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, hari ini Pemkab Pati melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, juga kembali menggelar pasar murah.

“Hanya saja kali ini nuansanya karena masih di tengah pandemi Covid-19, maka teknis penyelenggaraannya pun disesuaikan sehingga memenuhi ketentuan protokol kesehatan pencegahan penularan Corona”, jelas Bupati Pati Haryanto, di Pendopo Kabupaten Pati, hari ini, saat menyerahkan secara simbolis sembako yang akan dipergunakan untuk kegiatan pasar murah kecamatan Winong.

Lebih lanjut Haryanto menyampaikan bahwa perbedaan utamanya terletak pada cara mendistribusikannya. “Kalau dulu kan antri dan berdesak-desakan. Kalau hari ini kita serahkan secara simbolis kepada perwakilan dari dua desa yang ada di Kecamatan Winong. Selebihnya nanti pendustribusiannya akan dilakukan oleh Camat beserta masing-masing Kades”, jelasnya.

Agar pasar murah ini tepat sasaran, maka Camat dan Kades diminta untuk memperioritaskan para warga yang memang betul-betul membutuhkan.

“Harga sembako di pasar murah ini jelas beda dengan yang di pasaran. Di sini gula setelah disubsidi, bisa dibeli dengan harga Rp 2.500,- kemudian beras lima kilogram yang di luar Rp 60 ribu, di sini hanya dijual seharga Rp 20 ribu. Dan untuk minyak yang di pasaran sekitar Rp 14 ribu, di pasar murah ini cukup dibayar Rp 4 ribu saja”, jelas Haryanto.

Sehingga jika ingin mendapatkan satu paket sembako murah berisi beras lima kilogram, gula satu kilogram, dan minyak satu liter, warga cukup menyiapkan uang sejumlah Rp 26.500,- saja, Senin (11/5/20).

Pemilihan Kecamatan Winong sebagai sasaran pasar murah bukanlah tanpa alasan. Menurut Bupati, kegiatan rutin tahunan ini memang setiap tahunnya diselenggarakan bergiliran dan berpindah-pindah dari satu kecamatan ke kecamatan yang lain.

“Dan tahun ini memang gilirannya Kecamatan Winong”, terangnya.

Lebih lanjut Bupati juga menjelaskan bahwa setelah Pasar Murah di Kecamatan Winong, pihaknya juga akan menggelar kembali operasi pasar gula.

“Kita tahu gula mahal di pasaran. Karenanya kami siapkan 366 ton gula pasir untuk dibagikan ke masing-masing kecamatan. Per kecamatan ada yang dapat 18 ton, 20 ton, bahkan ada juga yang dapat 26 ton, tergantung jumlah warganya yang memang benar-benar membutuhkan.

Diakui Bupati banyak masyarakat yang akan mendapatkan jaring pengaman sosial baik yang dari pusat maupun daerah. “Karena itu operasi pasar gula ini juga perlu diprioritaskan untuk warga kurang mampu tidak terdaftar bantuan yang dari pusat maupun provinsi. Sebab laporan dari Dinas Sosial di Pati ini akan ada sekitar 99 ribu KK yang akan menerima bantuan terkait Covid-19.

Bila masih terjadi kesenjangan terhadap penyaluran bantuan dari pusat maupun provinsi, Bupati berharap Dana Desa bisa dialokasikan juga untuk meng-cover warga yang belum mendapatkan jatah bantuan.

“Mari kita kawal dan awasi bersama semua bantuan tersebut agar senantiasa tepat saran”, harap Haryanto.

Sementara itu sore harinya, Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati juga kembali menyampaikan update terbaru perkembangan penanganan Covid-19.

“Hari ini ada 31 orang yang akan pulang dari Safin karena hasil swab test yang kedua, semuanya negatif”, tegas Bupati.

Jumlah 31 orang itu, sebagian merupakan Jamaah Tabligh yang pulang dari Gowa, dan sisanya merupakan warga masyarakat yang menjalani karantina lantaran pulang dari Bali, Malang, Korea dan negara/kota lainnya.

“Sehingga yang dari Gowa hanya tinggal satu yang masih dikarantina karena swab test-nya belum negatif”, imbuhnya.

Dengan keluarnya 31 orang tersebut dari tempat karantina, Bupati menegaskan bahwa data covid19.patikab.go.id per tanggal 11 Mei 2020 pukul 17. 00 WIB menyisakan dua PDP positif, masing-masing dirawat di RS Mitra Bangsa dan RSUD Wongsonegoro Ketileng Semarang.

“Sementara itu sejak awal pandemi hingga hari ini jumlah PDP yang meninggal, baik yang positif maupun negatif Covid-19, jumlahnya ada 8 orang”, jelasnya.

Adapun untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sejumlah 8 orang, lalu Pasien Dalam Pengawasan (PDP)-nya sebanyak 10 orang.

“Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dalam masa inkubasi ada 67 orang, serta jumlah pemudik yang telah terdata sejumlah 20.499 orang”, jelasnya.

Kepada masyarakat Bupati berpesan agar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 senantiasa konsisten diterapkan.

“Selama ini data Covid-19 di Pati kan statistiknya naik turun. Alhamdulillah hari ini perkembangannya sangat baik karena banyak yang pulang karantina hari ini. Tapi kita tak boleh lengah, harus terus waspada dengan rajin memakai masker, cuci tangan pakai sabun, terapkan physical distancing, hindari kerumunan, dan jagalah imun tubuh”,pungkasnya.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi