Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (13 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (14 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (15 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (21 jam yang lalu)
INFODESA 22 April 2020, 16:37 WIB 2,362 PDF

Meski Ditengah Pandemi Wabah Covid19 Proses Pembuatan Huntap Bagi Korban Tsunami Terus Berjalan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Meski Ditengah Pandemi Wabah Covid19 Proses Pembuatan Huntap Bagi Korban Tsunami Terus Berjalan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Meski ditengah pandemi wabah Corona Virus Disease (Covid-19) Proses tahapan perencanaan pembuatan 524 rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, tetap terus berjalan

Saat ini, prosesnya sudah sampai pada tahap penetapan SK. Calon penerima hibah yang pembuatan huntapnya akan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) dengan sistem swakelola.
Hal itu ditegaskan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto usai mengikuti Rapat Koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Aplikasi Video Conference, di Rumah Dinas Bupati, Rabu (22/4/2020).

Nanang Ermanto yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah, Thamrin, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Priyanto Putro, Kepala Pelaksana BPBD, M. Darmawan, menjelaskan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat, pembuatan hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 yang lalu, harus memberdayakan masyarakat setempat.

“Ditengah pandemi corona saat ini, bukan berarti rencana pembuatan hunian tetap berhenti. Kita terus jalan. Proses pembebasan lahan sudah hampir selesai. Demikian juga dengan pendataan calon penerima huntap,” ujar Nanang Ermanto.
“Yang membuat huntapnya juga nanti kelompok masyarakat (pokmas) setempat sesuai dengan arahan pemerintah pusat,”imbuhnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah, Thamrin, menjelaskan hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sedang menyelesaikan tahap proses pembebasan lahan. Lahan yang dibutuhkan untuk membangun 524 huntap sebanyak 79.000 M², sedangkan lahan yang tersedia seluas 46.000 M². Sedangkan dalam proses pembebasan lahan seluas 33.000 M².

“Yang akan kita bangun sejumlah 524 huntap yang tersebar di 9 desa dari 3 Kecamatan dengan anggaran 48 milyar lebih yang sudah kita masukkan dalam APBD,” ujar Thamrin.
“Rapat koordinasi dengan BNPB kali ini untukmemastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana masih tetap berjalan dengan menerapkan prinsip-prinsip protokol pencegahan covid-19,” jelas Thamrin.

“Pembahasan progres pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tsunami Selat Sunda tersebut melibatkan Pemprop Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran dan Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten,” tambahnya.

Dilain pihak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan menjelaskan, pihaknya baru menyelesaikan verifikasi faktual dilapangan terkait masyarakat yang berhak menerima bantuan hunian tetap.
Verifikasi faktual dilapangan yang melibatkan Kepala Desa setempat menjadi sangat penting agar tidak terjadi salah data penerima bantuan hunian tetap.
“Data harus benar-benar fix dan Kades nya juga mengetahui,” ujar Darmawan.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan mengerjakan land clearing, setelah itu baru “rumah contoh” yang dijadikan sebagai acuan bagi pokmas dalam pengerjaan huntap,”pungkas Darmawan. (Sg /sumber kominfo Lamsel ).

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi