BOYOLOLALI— INFODESANEWS.COM | SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menyelenggarakan kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) dengan tema "Menguatkan Iman, Membentuk Adab, Menyiapkan Calon Pemimpin Bangsa." Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga kokoh keimanannya, luhur adabnya, serta siap menjadi pemimpin masa depan.
Kegiatan MABIT diikuti oleh siswa kelas V dan VI dengan rangkaian aktivitas yang dirancang untuk menguatkan spiritualitas, menanamkan nilai-nilai Islam, membangun kedisiplinan, serta melatih kemandirian siswa. Program ini juga menjadi momentum bagi siswa untuk merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran rutin di kelas.
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, menegaskan pentingnya pendidikan yang mengintegrasikan kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, dan pembentukan karakter. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk menyiapkan generasi yang saleh, cerdas, kreatif, dan mandiri, sekaligus berpegang pada prinsip bahwa adab harus didahulukan sebelum ilmu.
Belajar Adab dan Meneladani Kepemimpinan Rasulullah
Rangkaian kegiatan diawali pukul 15.30 WIB dengan kedatangan siswa di sekolah, pembukaan MABIT, serta persiapan tempat. Selanjutnya, siswa mengikuti kegiatan sesuai jenjang kelas. Siswa kelas V mendapatkan materi tentang adab berinteraksi dengan lawan jenis, sedangkan siswa kelas VI mengikuti latihan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi evaluasi akademik.
Pada sesi berikutnya, siswa mendapatkan materi "Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari". Materi ini mengajak siswa mengenal dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam bersikap jujur, amanah, bertanggung jawab, disiplin, serta peduli terhadap sesama.
Nilai-nilai kepemimpinan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Tausiyah Motivasi Bersama Ustaz Misnanto
Salah satu agenda utama MABIT adalah sesi tausiyah motivasi dan spiritual building bersama Ustaz Misnanto, S. Pd., Kepala MIM PK Kartasura, yang dipandu oleh Ustazah Endri.
Sesi motivasi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperkuat keyakinan terhadap potensi diri, membangun semangat belajar, serta menumbuhkan kesadaran bahwa keberhasilan harus dibangun melalui doa, ikhtiar, kedisiplinan, dan akhlak yang baik.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa menjadi calon pemimpin bangsa bukan sekadar tentang meraih prestasi atau menduduki jabatan tertentu. Lebih dari itu, kepemimpinan dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri, menjaga ibadah, menghormati orang tua dan guru, menaati aturan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.
Membiasakan Ibadah dan Kemandirian
MABIT tidak hanya diisi dengan penyampaian materi dan motivasi, tetapi juga pembiasaan ibadah. Setelah melaksanakan salat Magrib berjamaah dan makan malam, siswa melanjutkan kegiatan dengan salat Isya berjamaah serta murojaah bersama.
Pada dini hari, mulai pukul 03.00 WIB, siswa dijadwalkan melaksanakan salat Tahajud, dilanjutkan salat Subuh dan kultum pagi. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sekaligus membiasakan siswa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Setelah rangkaian ibadah pagi, siswa mengikuti senam bersama dan kegiatan bersih-bersih lingkungan sebelum penutupan MABIT pada pukul 05.30 WIB. Aktivitas tersebut menjadi sarana pendidikan karakter agar siswa terbiasa menjaga kesehatan, mencintai kebersihan, bekerja sama, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
Sinergi Guru Menyiapkan Generasi Unggul
Keberhasilan pelaksanaan MABIT didukung oleh keterlibatan para guru dan penanggung jawab kegiatan. Wali kelas VI A, VI B, dan VI C, yaitu Ustazah Shela Yunitamara, Ustazah Putri Endriastuti, dan Ustazah Iin Marlinda, turut berperan dalam mendampingi serta membimbing siswa selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi seluruh guru menjadi bagian penting dalam memastikan setiap sesi berjalan terarah, mulai dari pembelajaran, pembinaan ibadah, penguatan karakter, hingga pembiasaan hidup mandiri.
Melalui MABIT, SD Muhammadiyah PK Banyudono berharap para siswa semakin memahami bahwa prestasi akademik harus berjalan beriringan dengan keimanan dan akhlak mulia. Sebab, generasi unggul bukan hanya generasi yang mampu menjawab soal dengan benar, tetapi juga generasi yang mampu bersikap benar dalam kehidupan.
MABIT menjadi pengingat bahwa calon pemimpin bangsa tidak cukup dipersiapkan dengan kecerdasan, tetapi juga harus dikuatkan imannya, diluruskan adabnya, dan dibiasakan tanggung jawabnya. (*/Puji/Redslo)