Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (3 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (4 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (9 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 04 Mei 2021, 21:28 WIB 2,303 PDF

Lurah Gajahan Dicopot Berbuntut Panjang, Warga Melawan Gibran

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lurah Gajahan Dicopot Berbuntut Panjang, Warga Melawan Gibran
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO-INFODESANEWS, Pencopotan Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Suparno oleh Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka berbuntut panjang. Warga melawan Gibran dengan memberikan dukungan terhadap Lurah Gajahan dengan memasang spanduk di kantor kelurahan.

Tak hanya itu, warga juga mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan yang diambil orang nomor satu di Kota Solo itu. “Sebagai warga Kelurahan Gajahan jujur kami kecewa dengan keputusan pencopotan Pak Lurah (Suparno). Sebab beliau itu orang baik dan selama ini selalu memperhatikan rakyat kecil,” kata Ananda, warga Gajahan, Selasa (4/5).

Menurutnya, terkait sumbangan untuk THR kepada petugas Linmas juga atas sepengetahuan warga. Ia menegaskan, warga memberi sumbangan secara sukarela. “Kami berempati kepada Linmas yang tidak mendapat THR,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, kata dia, puluhan warga sepakat ikut membubuhkan tandatangan. Ia meyakini tidak ada Pungli di Kelurahan Gajahan. “Awal mula digulirkannya sumbangan THR tersebut memang berasal dari empati warga mencarikan solusi agar petugas Linmas yang sudah membantu pengamanan lingkungan bisa mendapat THR,” papar dia.

Menurutnya, warga Gajahan sudah biasa melakukan saweran untuk membantu warga yang kurang mampu. Hal itu sebagai bukti warga Gajahan kompak. “Tidak ada paksaan, kalau bilang paksaan. Makanya kami kecewa kok tiba-tiba Pak Lurah dicopot. Harusnya Walikota mencari dulu akar persoalannya,” tandasnya. (dra/her)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi