Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (10 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 September 2025, 07:57 WIB 1,538 PDF

LSM Pro Rakyat Desak Kejaksaan Agung Bongkar Skandal Proyek Jalan, Jembatan Dan Gedung BPJN Lampung Tahun 2023-2024

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

LSM Pro Rakyat Desak Kejaksaan Agung Bongkar Skandal Proyek Jalan, Jembatan Dan Gedung BPJN Lampung Tahun 2023-2024
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS  – LSM Pro Rakyat dengan tegas mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera turun tangan memeriksa seluruh proyek yang dikelola Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung pada Tahun Anggaran 2023–2024.

Dugaan penyimpangan yang mengemuka bukan sekadar isu, melainkan telah diperkuat oleh temuan BPK RI dan laporan masyarakat,Proyek-proyek tersebut dinilai sarat dengan indikasi pengurangan volume, pelanggaran spesifikasi teknis, lemahnya pengawasan,dugaan mark-up,hingga menimbulkan kerugian negara miliaran rupiah.Selasa.(16/9/2025)

Tahun Anggaran 2023, BPJN Lampung mengelola 17 ruas jalan rusak: Rp 814,7 miliar dan 21 paket Inpres Jalan Daerah: Rp. 806 miliar. Total Rp. 1,62 Triliun.

Beberapa proyek terindikasi menimbulkan kerugian negara miliaran rupiah.

Tahun Anggaran 2024, Proyek lanjutan jalan dan rehabilitasi jembatan lintas provinsi. Dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah. Ditambah proyek pembangunan Gedung Kantor BPJN Lampung yang kini disorot karena diduga tidak sesuai kontrak.

Sejumlah temuan kasus di Lampung memperlihatkan pola Penyimpangan yang serupa :

  1. Proyek Jalan Dr. Soetomo, Metro. Pekerjaan Rigid beton tidak sesuai spesifikasi, kekurangan volume. Menyebabkan Kerugian negara: Rp 477 juta.
  2. Proyek Jalan Gerning–Trimulyo, Pesawaran. Volume aspal AC-WC dikurangi, mutu & kepadatan menyimpang. Menyebabkan Kerugian negara : Rp 204,2 juta.
  3. Proyek Jalan & Drainase PU Bandar Lampung 25 paket, (21 Jalan dan 4 drainase). Kekurangan volume, pelanggaran spesifikasi material. Menyebabkan Kerugian negara: Rp 1,89 miliar.
  4. Proyek Jembatan Kali Pasir, Lampung Timur. Pekerjaan Struktur diduga menyimpang, rawan gagal konstruksi. Menyebabkan Kerugian negara: Rp 2,3 miliar.
  5. Pembangunan Gedung Kantor BPJN Lampung (2024). Diduga mark-up harga material dan pekerjaan interior. Pelaksanaan pekerjaan diduga tidak sesuai kontrak. Potensi kerugian negara diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Jika diakumulasi, kerugian negara dari proyek-proyek tersebut sudah mencapai miliaran rupiah dan berpotensi jauh lebih besar bila dilakukan audit forensik total.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum LSM Pro Rakyat Aqrobin A.M didampingi oleh Sekretaris Umum LSM Pro Rakyat Johan Alamsyah, S.E di kantor LSM Pro Rakyat Sabtu (13/9/2025), Ketua Umum LSM Pro Rakyat menegaskan :

“Kami melihat proyek jalan, jembatan, bahkan pembangunan kantor BPJN Lampung Tahun Anggaran 2023–2024 berdasarkan BPK RI tidak sesuai spesifikasi teknis. Volume pekerjaan kurang, kualitas buruk, dan ujung-ujungnya rakyat dirugikan. Kami minta Kejaksaan Agung jangan diam, segera turun langsung memeriksa proyek ini!”

Sekretaris Umum LSM Pro Rakyat Johan Alamsyah, S.E menambahkan:

“Kalau jalan cepat rusak, rakyat rugi secara ekonomi. Kalau jembatan roboh, nyawa rakyat jadi korban. Lebih parah lagi, pembangunan kantor BPJN sendiri pun bermasalah. Bagaimana publik mau percaya, kalau kantor pengelola jalan itupun dibangun mereka sendiri dengan cara korup, menurut Tan Malaka korupsi adalah tanda lemahnya moral kaum pemimpin dan pejabat yang tidak berakar pada perjuangan rakyat. Korupsi bukan sekedar tindak pidana, melainkan penghianatan pada masa depan bangsa. Kami minta Kejaksaan Agung untuk mengaudit total dan menindak tegas semua pihak yang terlibat.”

LSM Pro Rakyat meminta kepada Kejaksaan Agung untuk :

  1. Melakukan audit forensik terhadap semua proyek jalan, jembatan, dan pembangunan kantor BPJN Lampung Tahun Anggaran 2023–2024.
  2. Memeriksa pejabat BPJN, PPK, kontraktor, konsultan, serta semua pihak yang terlibat dalam proses serah terima pekerjaan.
  3. Mempublikasikan hasil penyelidikan secara transparan, agar rakyat tahu bagaimana uang rakyat mereka gunakan.
  4. Menindak secara tegas setiap pihak yang terbukti menyunat volume, melanggar spesifikasi, atau melakukan mark-up. Dengan memberikan efek jera.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik culas. Jalan, jembatan, dan gedung kantor BPJN bukan sekadar proyek, tetapi menyangkut nyawa, masa depan rakyat, serta wibawa negara. Kejaksaan Agung Republik Indonesia harus segera bertindak sebelum rakyat kembali menjadi korban akibat infrastruktur abal-abal, rakyat yang meregang nyawa, rakyat sudah muak dengan perilaku koruptor, ” pungkas Ketua Umum LSM Pro Rakyat. (***Ronald)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi