Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (4 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (18 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (20 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (21 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 18 Agustus 2025, 13:27 WIB 780 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

LP Ma’arif NU Pati Sesalkan Dugaan Sikap Diskriminasi Mendikdasmen

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

LP Ma’arif NU Pati Sesalkan Dugaan Sikap Diskriminasi Mendikdasmen
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, INFODESANEWS – Sekretaris LP Ma’arif NU Kabupaten Pati, Muhammad Aminuddin, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang dianggap mencederai asas keadilan dalam dunia pendidikan nasional. Hal ini terkait pelaksanaan pelatihan pembelajaran mendalam (deep learning) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang secara eksklusif hanya diperuntukkan bagi institusi pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah.

“Kami sangat menyayangkan tindakan diskriminatif ini. Seolah-olah kementerian menjadi milik satu golongan, padahal tanggung jawab Kemendikdasmen adalah untuk seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang afiliasi organisasi,” tegas Muhammad Aminuddin.

Program pelatihan yang seharusnya bersifat inklusif dan merata justru terkesan elitis dan berpihak, memunculkan pertanyaan besar mengenai integritas dan komitmen Kemendikdasmen terhadap asas kebhinekaan dalam pendidikan.

Aminuddin menyebut tindakan ini sebagai bentuk “keserakahan administratif” dan menyoroti peran Mendikdasmen Abdul Mukti yang dinilai lalai menjaga netralitas lembaga negara.

“Jangan sampai kementerian berubah fungsi menjadi alat sektarian, karena itu akan merusak fondasi pendidikan nasional,” tambahnya.

LP Ma’arif NU Kabupaten Pati mendesak adanya klarifikasi terbuka dari Kemendikdasmen serta evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan dan pelaksanaan program-program kementerian agar tidak menciptakan ketimpangan dan kecemburuan sosial di kalangan penyelenggara pendidikan.

Sebagai bagian dari bangsa yang menjunjung tinggi prinsip keadilan dan persatuan, seluruh pihak diharapkan kembali pada semangat kolaboratif, bukan eksklusif, demi masa depan pendidikan Indonesia yang inklusif dan berkeadilan.***

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi