Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (3 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (3 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (9 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 Februari 2018, 20:23 WIB 653 PDF

Longsor Susulan Ngetos Siaga Bencana

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Longsor Susulan Ngetos Siaga Bencana
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Nganjuk, Infodesanews,com – Selasa (13/02/18) 07.30 wib bertempat di bekas longsoran jurang ondo dsn. Dlopo Ds. Kepel Kec. Ngetos telah terjadi longsor susulan.

Setelah pada hari minggu tgl 11 feb 2018 sekitar pkl 15.00 wib terjadi hujan dengan intensitas cukup deras sampai pkl 19.00 wib dan pada hari senen tgl 12 feb 2018 sekitar pkl 16.15 wib terjadi hujan dengan intensitas ringan sampai pkl 21.40 wib.

Menurut keterangan Sodirin umur 45 th. alamat Dsn. Dlopo desa Kepel  Kec. Ngetos bahwa longsor susulan selebar 5 m, panjang sekitar 30 m yang mengakibatkan pralon sepanjang 30 m putus.

” Suplai air pralon ini merupakan kebutuhan warga sehari-hari,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pula Sertu Langgeng Babinsa Ds. Kepel yang memantau menuturkan bahwa Situasi untuk retakan saat ini tidak terlalu kelihatan di akibatkan cerah hujan cukup tinggi sehingga tertutup tanah.

” tampak retakant idak jelas karena tanah yang di bawa air hujan dan untuk bentuk retakan tidak memanjang /segaris melainkan retakan terputus-putus,” ungkapnya sambil terus memantau situasi pergerakan tanah.

“Untuk potensi longsor susulan masih memungkinkan terjadi krn posisi tanah menggantung, maka dari itu kami berkoordinasi dengan BPBD dan menghimbau agar warga tidak mendekati longsoran,” pungkas sertu Langgeng. (mdc_0810/Aras)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi