Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (8 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (16 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (18 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (18 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Agustus 2020, 22:21 WIB 1,369 PDF

Lewat Ontel, Komunitas Ontel Tegowanu Tularkan Semangat Pahlawan ke Milenial

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lewat Ontel, Komunitas Ontel Tegowanu Tularkan Semangat Pahlawan ke Milenial
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

GROBOGAN, INFODESANEWS – Komunitas Ontel Tegowanu terus konsisten untuk mengayuh sepeda jaman dulu. Komunitas Ontel Tegowanu melihat ada semangat perjuangan dari para pahlawan yang bisa ditularkan ke generasi milenial.

“Kita memilih ontel sebagai cara untuk mengenang sejarah perjuangan pahlawan. Para orang tua kita, pahlawan-pahlawan kita menggunakan ontel sebagai alat transportasi mereka ketika berjuang merebut kemerdekaan,” kata Ketua Ontel Tegowanu, Slamet, saat ditemui di acara Gowes Merah Putih di Tegowanu wetan, Senin (17/8/2020).

Slamet menambahkan bahwa komunitas Ontel Tegowanu punya misi melestarikan semangat perjuangan pahlawan.

Beragam cara bisa dilakukan dalam mengenang perjuangan para pahlawan, apa agi disaat moment dihari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 ini. Salah satunya adalah lewat sepeda ontel. Slamet mengatakan dengan menggunakan sepeda ontel dengan atribut-atribut lengkap pakaian pejuang, ada juga yang mengenakan pakaian tradisional jaman dulu membuat rasa nasionalisme semakin terasa.

Hal tersebut juga digunakan komunitasnya untuk menarik perhatian dari para masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kita milih ontel itu sebagai trademark kita, lengkap sama pakaiannya yang persis seperti masa perjuangan dulu. Jadi itu yang buat kita beda sama yang lain,” lanjut Slamet.

Pantauan infodesanews.com pukul 07.00 WIB di bascamp komunitas Ontel Tegowanu memang terpantau ada sekitar lebih dari 50 sepeda ontel beserta para anggota komunitas yang menggunakan pakaian khas para pejuang kemerdekaan. Dan yang menjadi lebih menarik adalah mereka melakukan parade sepeda keliling desa-desa tetangga seperti Desa Tegowanu kulon, Desa Mangunsari, Karangpasar dan akan kembali ke bascamp yang berada di Desa Tegowanu weran.

Slamet sendiri menjadikan Sutan Sjahrir, Tan Malaka, hingga Ki Hadjar Dewantara sebagai sosok pahlawan yang diingatnya menggunakan ontel di masa kemerdekaan.

“Sepeda ontel itu kan salah satu kendaraan yang sering dipakai pahlawan kita dulu. Sutan Sjahrir, perdana menteri pertama kita dulu itu identik sekali sama sepeda onthelnya. Tan Malaka, sama itu pendiri Taman Siswa Ki Hajar Dewantara semua menggunakan sepeda ontel,” jelas Slamet.

Bian Bqyu (35), salah satu anggota komunitas ontel Tegowanu yang ikut serta dalam acara Gowes Merah Putih mengaku kagum dengan cara komunitas ini mengenang dan menyebarkan semangat nasionalisme kepada masyarakat. Bian Bayu sebagai milenial mengaku tertarik dengan cara yang unik dari Komunitas Ontel Tegowanu menularkan semangat nasionalisme.

“Iya bagus banget, tadi lihat banyak warga juga yang ikut serta, ada juga yang pakai pakaian pejuang, tradisional dan masih banyak lagi,” ungkap Bian Bayu.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi