Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (4 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (11 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (11 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (13 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (14 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (15 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 25 Januari 2021, 21:15 WIB 2,132 PDF

Lamsel Zona Merah KBM Tatap Muka Perlu Evaluasi

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Lamsel Zona Merah KBM Tatap Muka Perlu Evaluasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Menyikapi sistem pembelajaran secara daring pada tahun ajaran baru 2020/2021, Komisi IV DPRD Lampung Selatan, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dinas pendidikan kabupaten setempat, Senin (26/1/2021)

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin langsung oleh ketua Komisinya dari fraksi Golkar, Antonius Benny Raharjo, yang didampingi wakil ketua dan sekretarisnya serta anggota komisi

Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan, Anthonius Benny Raharjo, mengatakan kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring di masa pandemi covid-19, perlu kerjasama maksimal dari semua pihak. Baik orang tua, guru maupun peserta didik.

“Kami meminta Dinas Pendidikan melakukan evaluasi sistem pembelajaran secara daring, untuk mengetahui sejauh mana capaian maupun kendala di lapangan,” kata politisi dari Partai Golkar itu saat memimpin Rapat Dengar Pendapat.

Menurutnya, Hal ini dapat dilakukan dengan cara rutin berkomunikasi, baik dalam group whatsapp maupun secara personal, sehingga proses belajar dan mengajar tetap berjalan optimal.

“Sistem pembelajaran secara daring ini memang perlu dilakukan, mengingat Lampung Selatan masih berstatus zona merah.”ujar mantan anggota komisi III DPRD Lampung Selatan Itu.

Disisi lain, Anggota Komisi IV DPRD Lampung Selatan, dari fraksi PKS, Andi Apriyanto, berharap, meski kegiatan belajar mengajar dengan cara daring, namun dinas pendidikan harus fokus dalam 3 capaian.

“Satu, Fokus pada pencapaian kurikulum yang sudah ditetapkan, Dua, Peningkatan kompetensi 4 C (Comunication,Collaboration,Critical thinking dan , Creative) guru atau tendik dan yang Ke-Tiga, adalah pemantauan paserta didik agar menjaga Protkes.”tuturnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, mengatakan pihaknya akan segera mengevaluasi,

“Kedepan mudah-mudahan setelah RDP ini kita lakukan perbaikan, bagaimana pembelajaran daring ini dapat kita maksimalkan dimasa Pandemi ini,”ungkapnya.

Berikut penjelasan lengkapnya.


(red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi