LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kunjungan kerja Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, ke Kabupaten Lampung Selatan menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk memaparkan arah kebijakan pembangunan yang tengah digerakkan, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
Agenda yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Jumat (13/2/2026), dihadiri langsung Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, jajaran anggota DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Lampung, unsur Forkopimda, hingga kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani memberikan apresiasi atas konsistensi Lampung Selatan dalam menempatkan sektor pertanian, pariwisata, dan UMKM sebagai poros utama pembangunan daerah. Menurutnya, ketiga sektor tersebut merupakan fondasi penting ekonomi rakyat yang harus diperkuat secara berkelanjutan dan terintegrasi.
Ia menilai, dengan pengelolaan yang tepat serta sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Lampung Selatan berpeluang tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru di Provinsi Lampung.
“Saya melihat potensi Lampung Selatan sangat besar. Jika dikelola secara konsisten dan kolaboratif, daerah ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi Lampung,” ujar Muzani.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada agenda seremonial, melainkan harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peningkatan nilai tambah sektor pertanian, pembukaan lapangan kerja melalui pariwisata, serta mendorong UMKM agar naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
“Pertanian harus memberi keuntungan nyata bagi petani, pariwisata harus menciptakan peluang kerja, dan UMKM harus tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang kompetitif,” tegas Egi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Egi juga memaparkan inovasi Virtual Tour 360 sebagai bagian dari strategi promosi investasi dan pariwisata berbasis digital. Inovasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi daerah di tengah dinamika teknologi dan persaingan antarwilayah.
“Promosi daerah tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional. Teknologi menjadi alat penting agar potensi Lampung Selatan dapat dikenal lebih luas, baik oleh investor maupun wisatawan,” katanya.
Ia menambahkan, kekuatan Lampung Selatan terletak pada kekayaan potensi lokal, termasuk kedekatan wilayah dengan Gunung Anak Krakatau yang menjadi salah satu ikon wisata unggulan.
“Dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Lampung Selatan dapat tumbuh lebih cepat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional,” pungkasnya.
Kunjungan kerja Ketua MPR RI tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi pusat dan daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan secara berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional. (red)