Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (6 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (6 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (22 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (23 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (23 jam yang lalu)
NASIONAL 15 Januari 2021, 20:23 WIB 1,227 PDF

Korban Jiwa Gempa Majene-Mamuju Bertambah Jadi 35 Orang

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Korban Jiwa Gempa Majene-Mamuju Bertambah Jadi 35 Orang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULBAR, INFODESANEWS | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Barat (Sulbar) masih melakukan pendataan berbagai kerusakan dan yang meninggal dunia akibat di Majene dan Mamuju. Hingga kini jumlah korban tewas sudah 35 orang.

“Korban jiwa hingga saat ini untuk seluruh Sulawesi Barat (Sulbar) itu dari wilayah Majene dan Mamuju 35 meninggal dunia,” ujar Kepala BPBD Sulbar Darno Majid, Jumat 15 Januari 2021.

” Di Majene yang tewas 9 dan di Mamuju 26 orang tewas,” jelasnya, seraya menambahkan kita akan update lagi perkembangan terbarunya.

Dari data terakhir dari BPNPB merilis sekitar 637 orang mengalami luka-luka dan sekitar 15 ribu orang mengungsi akibat gempa tersebut.

Sementara Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meterorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG), mengingatkan potensi gempa susulan yang bisa memicu tsunami di Sulawesi Barat. Dan diprediksi akan ada pitensi gempa susulan yang lebih besar yangbterjadi di Mamuju dini hari tadi melalui konferensi pers daring Jumat 15 Januari 2021.

“Kepala BMKG Dwikorita Kasnawati mengingatkan bahwa, potensi terjadinya tsunami. Sebab kondisi batuan sudah diguncang akibat gempa sebanyak 28 kali, serta pusat gempa dipantai dan memungkinkan longsor bawah laut yang menjadi penyebab tsunami jika pusat gempa masih di pantai atau laut,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tahun 1969 pesisir Kabupaten Majene pernah terjadi tsunami, jagi warga yang tinggal di wilayah pesisir Majene perlu waspada, jika merasakan gempa kuat supaya segera menjauh dari pantai. (ril/yus/gidion)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi