Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (43 menit yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Februari 2018, 05:41 WIB 1,910 PDF

Kongkow Antar Etnis, masyarakat Papua Rindukan Sosok Gus Dur

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kongkow Antar Etnis, masyarakat Papua Rindukan Sosok Gus Dur
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com  – Kepedulian akan nasib saudara yang ada di bumi cenderawasih menjadi sebuah latar menarik atas munculnya gagasan Kongkow Bareng Antar Etnis yang dilaksanakan DPD KNPI Kota Semarang. Hal tersebut ditangkap dengan baik oleh moderator dan narasumber kegiatan tersebut.

“Kegalauan, kegelisahan para pemuda Semarang ini patut diapresiasi.” Kata Rusmadi saat membuka diskusi, Jum’at (02/02/2018). “Di saat yang lain galau pada persoalan pribadi, para pemuda ini justru menggelisahkan nasib saudaranya yang ada di Papua.” Katanya melempar wacana dan dilanjutkan memanggil para narasumber untuk tampil di depan audiens.

Robert Manopo menyampaikan bahwa masyarakat Papua membutuhkan sosok yang memahami Papua seperti Gus Dur, “Persoalan di Papua itu tidak akan pernah habis.” Pria kelahiran Biak membuka dengan pernyataan tersebut, “Orang Papua tidak mampu beradaptasi dengan perubahan yang begitu cepat. Orang Papua tidak hanya butuh pembangunan dan kesejahteraan, tapi juga butuh perlindungan khusus. Karena orang Papua tidak memiliki kemampuan daya saing” tambahnya. Ia menyatakan merindukan sosok presiden seperti Abdurrahman Wahid, “Orang Papua butuh presiden seperti Gus Dur, hanya di masa Gus Dur orang Papua merasa senang. Mereka diberikan ruang dan kebebasan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sendiri. Ada masalah apa, mau bangun apa diberikan kesempatan. Orang Papua beranggapan bahwa Gus Dur adalah bapaknya orang Papua” Ungkap pria yang pernah menjabat Ikatan Mahasiswa Papua Semarang saat diwawancarai lebih lanjut.

Adrianus Bintang, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan banyak hal, satu diantaranya adalah tentang kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid, “Bendera bintang kejora diperbolehkan berkibar dengan bebas oleh Presiden Indonesia di masa Abdurrahman Wahid selama berdampingan dengan merah putih dan tidak lebih tinggi dari merah putih.” Ungkap Dosen Hukum dan Komunikasi UNIKA Soegijapranata, “Bintang kejora ini memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Papua.” Lanjut dosen yang menjadi Peneliti Persoalan Konflik Papua.

Sementara itu, Dr. H Budianto, SH, MH menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, “Bangsa ini bisa maju ditentukan oleh kualitas SDM.”Jelas senior KNPI Jawa tengah, lebih lanjut pria yang pernah menjadi ketua Kosgoro Jateng menyatakan musuh utama bangsa Indonesia, “Ancaman kita ini bukan militer. Ancaman kita itu kebodohan, kemiskinan, ketimpangan sosial. Bahkan, yang dikatakan sebagai era now ini ada bahaya narkoba, tawuran dan macem-macem” tuturnya dengan prihatin.(rifqi/yono)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi