Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (44 menit yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (3 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (10 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (10 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (12 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (13 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (14 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 19 Januari 2021, 21:41 WIB 860 PDF

Komisi III DPRD Lamsel Cek Kondisi PT BLJ Pasca Meledaknya Tangki Cairan Berbahaya

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Komisi III DPRD Lamsel Cek Kondisi PT BLJ Pasca Meledaknya Tangki Cairan Berbahaya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN,INFODESANEWS | Komisi III DPRD Lampung Selatan, melakukan kunjungan kerja ke pabrik pengolahan pertambangan milik PT Bangun Lampung Jaya (BLJ) di dusun Sumber Sari desa Mandah Kecamatan Natar, Selasa (19/1/2021)

Dalam kunjungannya rombongan komisi III DPRD Lampung Selatan, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisinya, Sulastiono dan wakil ketuanya, Waris Basuki beserta sejumlah anggotanya itu didampingi Camat Natar, Eko Irawan dan Lafran Habibi Plt Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Lampung Selatan serta kepala desa Mandah yang diwakili sekertaris desa setempat.

Hal tersebut dilakukan menindak lanjuti laporan warga terkait adanya korban akibat ledakan tabung penampungan bahan cairan berbahaya di sebuah pabrik pengolahan pengolahan pertambangan di dusun Sumber Sari desa Mandah Kecamatan Natar. Kabupaten Lampung Selatan, yang terjadi beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan infodesanews.com, Komisi III DPRD Lampung Selatan, minta pihak perusahaan untuk lebih mengedepankan keselamatan pekerja, dan memberikan pertanggungjawaban atas kejadian yang mengakibatkan 3 orang meninggal dan 2 orang pekerja lainnya yang mengalami luka kritis.

“Kami Komisi III DPRD Lampung Selatan, sangat miris setelah mendapatkan laporan dan berita yang beredar atas musibah yang menimpa korban, ini akibat tidak ke hati-hatian dan kurangnya standard keselamatan pekerja.” kata Waris Basuki, wakil ketua komisi III DPRD Lampung Selatan dari fraksi Gerindra itu saat berdialog bersama pihak perusahaan.

“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, kami minta perusahaan ini agar dihentikan sementara dalam pengoperasian nya hingga permasalahan selesai.”imbuhnya.

Ketua komisi III, Sulastiono menegaskan agar pihak perusahaan untuk lebih mengutamakan keselamatan pekerja dan memperhatikan limbah yang dihasilkan dari pabrik agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

“Jika hal ini tidak menjadi perhatian khusus dari pihak perusahaan,maka kami tidak segan-segan merekomendasikan kepihak perizinan maupun Dinas Lingkungan Hidup, untuk mengevaluasi terkait pengoperasinya untuk di bekukan.”tegas politisi dari PDI-Perjuangan itu.

Disamping itu kami juga meminta pihak perusahaan harus benar-benar bertanggungjawab dan memberikan kompensasi terhadap para korban yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Sementara itu pimpinan perusahaan PT Bangun Lampung Jaya (BLJ) Bagian Divisi lingkungan, Hansen mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kompensasi atau uang duka kapada keluarga korban yang meninggal maupun yang mengalami luka kritis.

“Kami bersama pihak keluarga korban telah membicarakan atas musibah yang menimpa kami maupun pihak keluarga korban untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.”kata dia.

“Pihak perusahaan juga telah membantu biaya pemakaman dan biaya lainnya bagi korban yang meninggal, sedangkan untuk korban yang kritis kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dalam pembiayaan perawatan di rumah sakit.”imbuhnya.

Ditempat yang sama Sekertaris desa setempat, Yudi Ismail, melalui surat permohonan menyampaikan rasa keberatan akan dilakukan Peledakan batu oleh PT. Bangun Lampung Jaya,

Berdasarkan surat prihal pelaksanaan Ledakan Batu yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 dan 23 Januari 2021 di lokasi tambang PT. Bangun Lampung Jaya di Dusun Sumber Sari Desa Mandah.

“Dengan ini kami dari pihak Desa Mandah menyampaikan permasalahan ini kepada Uspika yang berada di Kecamatan Natar, untuk di tindak lanjuti agar konflik ini terselesaikan.”ungkapnya.

Dikatakan dengan adanya Konflik Masyarakat dilingkungan perusahaan terhadap perusahaan PT. bangun Lampung Jaya dan PT. Bleaching Earth yang belum terselesaikan dengan memediasi di Balai Desa Mandah dan di Kantor Camat Natar, dan sampai sekarang tidak ada titik temu antara masyarakat dan pihak perusahaan.

“Oleh karena itu kami dari pihak Desa Mandah menyampaikan permasalahan ini kepada Uspika yang berada di Kecamatan Natar, untuk di tindak lanjuti agar konflik ini terselesaikan,”pungkasnya. (red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi