Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (3 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (4 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (5 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (7 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (8 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (18 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (20 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (20 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 03 Juli 2021, 21:02 WIB 2,365 PDF

Kewalahan, Relawan Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Terbentuk Di Semua RSUD Blora

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kewalahan, Relawan Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Terbentuk Di Semua RSUD Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Masih tingginya angka kematian akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Blora membuat tenaga pemulasaraan jenazah di rumah sakit umum daerah (RSUD) kewalahan. Hal ini pun langsung direspon Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Blora dengan membentuk relawan pemulasaraan jenazah.

Pembentukan relawan dilakukan pada Sabtu pagi (3/7/2021), di ruang pertemuan Setda Kabupaten Blora yang dipimpin Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM. Turut hadir Ketua Komisi D DPRD Blora Ahmad Labib Hilmy, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Blora, Drs. Sugiyanto, M.Si, dan Ketua Baznas KH Ali Muhdlor.

Sedangkan relawan teridiri dari perwakilan beberapa ormas keagaamaan dan organisasi masyarakat. Mulai NU, Muhammadiyah, LDII, MTA, hingga BAMAG dan PMI.

“Kami mewakili Bapak Bupati Arief Rohman mengucapkan banyak terimakasih atas kesediaan saudara semuanya untuk bergabung menjadi relawan. Kita tahu ini adalah kerja sosial sekaligus kerja kemanusiaan, karena angka kematian akibat Covid-19 di Blora ini masih tinggi,” ucap Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, ST., MM.

Menurut Wabup, dalam sehari kemarin (Jumat) di Blora ada 15 kasus kematian, baik di RSUD Blora maupun di rumah sakit lainnya. Sehingga tim pemulasaraan jenazah harus kerja ekstra. Akibatnya antrian pemulasaraan jenazah terjadi hingga jelang sore.

“Kami berharap nantinya tim relawan yang akan dikoordinatori langsung oleh Gus Labib (Ketua Komisi D DRPD Blora) ini bisa segera dibentuk dan disusun jadwalnya untuk standby dengan system shif di posko RSUD Blora. Kita sudah sediakan tenda di halaman belakang RSUD,” ucap Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Etik ini.

Pihaknya menyampaikan bahwa relawan ini terdiri dari SDM yang memang sudah terlatih dan terbiasa melakukan pemulasaraan jenazah. Sehingga tinggal diberikan arahan tentang protokol kesehatan dan penggunaan APD nya agar kesehatannya terjamin.

“Sementara ini sudah ada 22 nama yang terdaftar. Nanti bisa ditambah lagi. Untuk yang mengikuti pertemuan hari ini kita fokuskan untuk RSUD Blora. Sedangkan yang RSUD Cepu nanti juga akan kita bentuk, sehingga bisa di SK kan untuk menerima kesejahteraan. Kita juga ajak perwakilan BAMAG agar ketika ada jenazah dari non Islam bisa ikut tertangani dengan baik,” tambah Wabup.

Tidak hanya pemulasaraan jenazah di rumah sakit saja, relawan ini nantinya juga mengawal pengiriman jenazah hingga ke pemakaman. Pemkab akan mengupayakan adanya mobil untuk operasional.

Sementara itu, Ketua Baznas KH Ali Muhdlor menyambut positif adanya pembentukan relawan untuk pemulasaraan jenazah ini. Pihaknya dari Baznas siap membantu dan mencukupi kebutuhan para relawan ini.

“Baznas siap untuk turun membantu penanganan ini. Ini semua sebagai bentuk antisipasi. Namun juga harus tetap berdoa semoga korban jiwa bisa semakin berkurang,” ungkap Mbah Ali, sapaan akrab KH Ali Muhdlor.

Adapun Ketua Komisi D DPRD Blora Ahmad Labib Hilmy, yang dipercaya sebagai koordinator relawan ini meminta agar pihak RSUD tetap mengutamakan aspek kesehatan para relawan.

“Kesehatan para relawan ini harus menjadi hal utama yang diperhatikan. Rumah Sakit tolong untuk memberikan pembekalan terlebih dahulu tentang prokesnya dan penggunaan APD,” ujar Gus Labib.

Hal ini pun langsung direspon dr. Jamil Muhlisin, Kabid Pelayanan RSUD dr. R. Soeprapto Blora yang juga hadir dalam pertemuan terbatas itu. Menurutnya RSUD sangat menyambut baik dan siap bekerjasama dengan para relawan.

“Kemarin di RSUD kami ada 9 kematian sehingga petugas pemulasaraan jenazah harus kerja ekstra. Bahkan pernah sehari menangani 15 jenazah Covid-19. Kondisi seperti ini jika terus berlanjut, kami khawatir tenaga pemulasaraan bisa kelelahan dan jatuh sakit. Oleh sebab itu dengan adanya relawan ini maka bisa berbagi tugas sehingga jenazah bisa segera tertangani dan tidak mengantri lama untuk kemudian dimakamkan,” papar dr. Jamil.

Dengan adanya posko di RSUD Blora, relawan nantinya juga bisa diperbantukan ke rumah sakit lainnya yang ada di sekitaran Blora Kota dengan menyediakan call center khusus. ***Tim Liputan/Red.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi