Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (27 menit yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (4 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (14 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (14 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (19 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 November 2019, 22:56 WIB 445 PDF

Ketua GNPK Kabupaten Blora, Kritisi Kinerja Pendamping Desa di Blora.

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua GNPK Kabupaten Blora, Kritisi Kinerja Pendamping Desa di Blora.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Ketua GNPK Kabupaten Blora, meyambangi kantor Pendamping Desa kabupaten  dan mengkritisi Kinerja Pendamping Desa di Blora yang di pandang kurun waktu ini tidak maksimal seperti yang di harapkan masyarakat.

Hal itu di lontarkan Ketua GNPK ( Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi ) Kabupaten Blora Edy Yulianto SE kepada Infodesanews terkait kurang maksimalnya kinerja pendamping desa dalam melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinaan di kabupaten Blora.

“ Penurunan kinerja pendamping desa mengakibatkan sejumlah desa dalam melaksankan dana Desa tidak maksimal, dengan diindikasikan sejumlah permasalahan kepala desa berhadapan dengan penegakan Hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut Edy Yulianto mengharapkan  dengan adanya pendampingan desa dapat meningkatkan kapasitas, efektifitas dan akuntabilitas Pemerintahan Desa dan Pembangunan Desa sehingga dapat meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan

“ Namun kenyataannya di desa masih banyak di jumpai pendamping desa justru menjadi takut dan mengikuti kehendak kepala desa,” ujarnya.

“Saatnyalah sebagai pendamping Desa memberikan pengawasan, pengendalian dan pembinaan sehingga dapat meminilisir kebocoran – kebocoran dana desa di wilayahnya,” tegasnya.

Senada dengan itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Blora, Hariyanto, S.IP, M.Si, di ruang kerjanya juga mengeluhkan kinerja pendamping desa mulai menurun sehingga dari pantauan kepala Dinas tidak maksimal hasilnya.

“ Secara pribadi saya berterima kasih kepada GNPK Blora telah memberikan pemikirannya untuk kembali memberikan motifasi kepada kami agar melakukan pembenahan  kinerja pendamping desa kembali maksimal lagi,” ujarnya.

Perlu di ketahui adapun di Wilayah Kabupaten Blora terdapat Tenaga Pendamping sejumlah 123 orang, yang terdiri dari Pendamping Desa Teknik (PDTI) sebanyak 16 orang, Pendamping Pemberdayaan (PDP) berjumlah 32 orang, Pendamping Lokal Desa (PLD) sebanyak 67 orang,Tenaga Ahli (TA) ada 6 orang; dan Operator Komputer (Opkom) berjumlah 2 orang.*** Tim

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi