Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Desember 2017, 23:24 WIB 986 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kepala Desa Harus Keluar Masuk Grumbul

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kepala Desa Harus Keluar Masuk Grumbul
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PURWOKERTO, infodesanews.com – Menjadi kepala desa tidak untuk gagah-gagahan, tidak untuk mencari kehormatan, apalagi untuk mengembalikan biaya menjadi kepala desa. Tugas utama Kepala Desa adalah pengabdian untuk mensejahterakan warganya serta memajukan desanya.

“Kepala Desa harus sering keluar masuk grumbul mencari warganya yang belum sejahtera, sedang sakit, yang rumahnya bolong, siapa yang nganggur, siapa yang hamil dan sebagainya, dengan demikian akan dapat memahami, serta tahu apa yang harus dilakukan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tersebut,” kata Bupati.

Itulah pesan Bupati Banyumas Ir Achmad Husein saat melantik 17 Kepala Desa, Rabu (27/12) di Pendopo Sipanji Purwokerto. Turut hadir dalam acara tersebut Forkompinda Kabupaten Banyumas, Kepala Dinas Instansi terkait, Muspika, Pejabat Kades, Ketua BPD, Ketua Pilkades, Ketua Panwas, istri/suami kades serta 2 orang keluarga.

Bupati menambahkan, pengambilan sumpah dan pelantikan kepala desa, merupakan bentuk kepercayaan, kehormatan, dan amanat pemerintah daerah dan warga masyarakat kepada kades, untuk memimpin dan membangun desa agar menjadi lebih baik dan sejahtera. untuk itu, pengambilan sumpah dan pelantikan kades, hendaknya bisa dijadikan momentum sekaligus dimaknai sebagai ”titik awal yang baik” untuk menyelenggarakan pemerintahan desa, membangun desa, serta memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan.

Husein juga mengatakan, setelah diambil sumpah dan dilantik, kades harus segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugasnya, dan khusus bagi kades baru, pelajari, pahami dan laksanakan semua peraturan perundang-undangan. Sebagai orang yang dipercaya memimpin desa, harus segera merangkul semua pihak, termasuk rival saat pilkades.

“Ciptakan suasana yang kondusif, menjalin kebersamaan dan kekeluargaan, jangan merasa pinter, dan jangan pernah sombong dengan kemanangan itu, segera rangkul calon lain untuk membangun desa, karena selama saya menjabat, ada beberapa kades yang tersandung masalah karena tidak bisa berkerja sama dengan tokoh lain di desa,” katanya

Husein juga berpesan, kades segera melaksanakan konsolidasi dengan semua perangkat desa, serta  menjalin kerjasama dan kemitraan yang baik dengan BPD dan semua elemen masyarakat desa, serta mengoptimalkan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan desa, juga kerukunan masyarakat desa dengan “nguri-uri” adat, kebiasaan dan karakteristik desa masing-masing.

“Apabila menghadapi permasalahan, segera selesaikan di tingkat desa, namun apabila diperlukan, jangan segan-segan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan camat dan forum komunikasi pimpinan kecamatan, karena meski pada dasarnya bapak/ibu kades bertanggungjawab kepada rakyat melalui BPD, namun demikian prosedur pertanggungjawaban kades nantinya disampaikan kepada bupati melalui camat,” tambahnya

Sementara itu Kepala Bagian Pemerintahan Desa Joko Setiono, S,Sos, mengatakan 17 calon kades yang dilantik menjadi kepala desa ini merupakan hasil pemilihan kepala desa serentak Senin (18/12) lalu.  Joko menambahkan 17  Kepala Desa yang dilantik yaitu Gunawan Sutriono Desa Tumiyang Kebasen, Sukirah Desa Cindaga Kebasen, Sirman Desa Adisana Kebasen. Untung Biyanto, B.Sc kades terpilih Desa Jambu Wangon, Mualliful Khasan Desa Sirau Kemranjen, Asik Gesang Sugiarto Desa Sokaraja Tengah, Sulistiyono Desa Klahang Sokaraja, Darsito, S.Kom Desa Kracak Ajibarang.

“Kemudian Bayu Setyo Nugroho, S.Sos, M.Si Desa Dermaji Lumbir, Tirin Desa Watuagung Tambak, Slamet Pujiono Desa Gumelar Lor Tambak, Sudir Desa Kliting Somagede, Tarwono Desa Cilangkap Gumelar, Sartim Desa Tunjung Jatilawang, Imam Asaddhudhin Desa Kebanggan Sumbang, Joko Warsito Desa Datar Sumbang dan Yuni Permadi Desa Ledug Kembaran” lanjutnya

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi