Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (11 menit yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (6 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (7 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (8 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (10 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (11 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (21 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (23 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (23 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
INFODESA 30 Desember 2020, 17:12 WIB 1,259 PDF

Keluh Kesah Abah Pancong Jualan di Tengah Pandemi Covid-19.

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keluh Kesah Abah Pancong Jualan di Tengah Pandemi Covid-19.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS– Di Usia senjanya Sukim (80) Warga desa Transtanjungan Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, masih tetap berjalan keluar masuk sembari memikul danganganya kue pancong.

Tampak di wajah tegar yang menyembunyikan rasa leleh nya itu, Sukim menceritakan kondisi jualan di tengah pandemi wabah Corona. yang membuat danganganya tak pernah habis.

Sukim mengatakan, berjualan saat ini susah, udah keliling-keliling tapi sepi pembeli, bahkan tak pernah habis terjual, “Sejak adanya wabah Corona, dagangan tak pernah habis terjual.”kata dia pada Infodesanews.com, sembari menikmati secangkir kopi hitam sambil menjajakan dagangannya. Rabu (30/12/2020)

Menurutnya, Sebelum ada wabah Corona, Alhamdulillah dangangan bisa abis dan menghasilkan Rp 50 ribu bahkan lebih kalau terjual semua.

“Namun sejak adanya wabah Corona ini, jangankan mau dapat lebih dari Rp.50 ribu, udah keliling-keliling tapi ga abis juga karena sepi pembeli. Sekarang ini jualan paling dapet Rp.30-40 ribu, belum lagi buat ongkos ojek pulang.”ujar Abah Pancong sebutannya itu.

Saat ditanya terkait bantuan program pemerintah, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dampak Covid-19, bagi warga yang tidak mampu, Sukim menjelaskan, bahwa dirinya tak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah.

“Alhamdulillah saya tidak dapat bantuan, padahal foto copy KTP dan KK udah diminta sama RT, tapi belum juga dapat.”terang Sukim.

“Mungkin bukan milik saya harus dapat bantuan, atau juga udah habis tidak ada lagi program bantuan dari pemerintah.Ga papa lah ga dapet juga, mudah-mudahan ada rezeki dari lainya, yang penting masih diberikan kesehatan.”pungkas Sukim yang terlihat menyembunyikan wajah lelahnya itu. (red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi