Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (47 menit yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (52 menit yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (6 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 05 Mei 2020, 23:25 WIB 2,317 PDF

Keluarga Santri di Kecamatan Baebunta Contact Tracing di Swab, Kemarin 93 Spesimen dikirim

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Keluarga Santri di Kecamatan Baebunta Contact Tracing di Swab, Kemarin 93 Spesimen dikirim
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Tim Gerak Cepat (TGC) Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara terus bergerak melakukan penelusuran kontak (contact tracing) terhadap keluarga santri positif covid-19. Hingga hari Senin kemarin (4/5/2020), TGC berhasil mengambil 96 sampel atau spesimen.

“Tim Gerak Cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Utara terus gencar melakukan contact tracing cluster Temboro dan keluarga kasus positif covid 19,” tutur Juru Bicara (Jubir) Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, Komang Krisna pada wartawan media ini, Selasa (5/5/2020).

Contact tracing dilakukan intensif dan masif mengingat para santri ini masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) yang memiliki risiko tertular tinggi. Wilayah yang dilakukan contact tracing adalah Sukamaju Selatan, Malangke Barat, Sabbang, Masamba dan Baebunta.

“Hari ini, kami akan lanjutkan contact tracing untuk wilayah Kecamatan Baebunta,” ungkap Komang. Sejauh ini, TGC sudah mengambil spesimen swab hidung dan tenggorokan sebanyak 96 spesimen, dan sudah dikirim 93 sampel. (yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi