Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 20 Agustus 2020, 18:21 WIB 670 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Kasus Pengeroyokan Kader PDIP, Polisi Berharap Diselesaikan Secara Baik Internal Partai

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kasus Pengeroyokan Kader PDIP, Polisi Berharap Diselesaikan Secara Baik Internal Partai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS | Dugaan pengeroyokan yang menimpa Ketua Anak Ranting PDI-Perjuangan RW 28 Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo, Agung Indaryoto alias Walet (55) hingga saat ini masih diproses aparat. Polresta Solo masih memeriksa sejumlah saksi sebelum ditetapkannya tersangka dalam kasus tersebut. “Kami fokus dengan penegakan hukumnya. Kalau internal partai mau berdamai, ya kami tunggu. Lusa nanti, akan kami panggil para saksi tersebut,” kata Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai kepada wartawan, baru baru ini.

Dikatakan, tugas kepolisian dalam kasus tersebut berada pada penegakan hukum. Sejauh ini, belum ada upaya perdamaian yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang masuk ke Polresta Solo. “Harapan kami, diselesaikan secara baik. Kami masih menunggu,” katanya.

Sebelumnya, pihaknya mengonfirmasi menerima laporan terkait dugaan kasus pengeroyokan pada Minggu (19/7) malam. Kapolresta menyebut dikarenakan dugaan kasus pengeroyokan itu masih dalam satu organisasi, tidak menutup kemungkinan akan ada pembicaraan upaya mediasi.

Kasus ini bermula, saat penyelenggaraan rapat internal di tingkat anak ranting PDIP di RW 28 Kelurahan/Kecamatan Jebres, Solo, Minggu (19/7) malam. Korban, Agung Indaryanto alias Walet yang berada di lokasi itu dikeroyok oleh sejumlah orang. Dia mengalami luka di bagian mata kanan yang diduga karena tindak pemukulan oleh salah seorang pengeroyoknya. Peristiwa itu berlanjut ke pelaporan dugaan penganiayaan ke Polresta Solo sekitar pukul 23.15 WIB.

Agung mengatakan, dalam rapat itu dia merasa akan dilengserkan dari jabatan Ketua Anak Ranting PDIP di RW 028 Jebres. “Saya merasa dilecehkan dan itu tidak benar secara organisasi. Saya melawan, saya banting snack-nya. Kemudian saya dikeroyok. Mereka sama-sama, lalu saya dipukul. Kalau tidak satu kali, dua kali. Di bagian mata,” katanya.(hr/wid/tl/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi