Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (3 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (13 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (13 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (18 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Oktober 2022, 17:26 WIB 995 PDF

Kapolri dan Jajaran Disentil Presiden, Ini Respons Mantan Wakapolri

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kapolri dan Jajaran Disentil Presiden, Ini Respons Mantan Wakapolri
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyoroti gaya hidup pejabat Polri. Ia tidak menampik, secara gestur, dalam kurun waktu pemerintahannya yang hampir delapan tahun, Jokowi terlihat geregetan saat menekankan gaya hidup mewah dan soal gagah-gagahan.

“Presiden kawannya banyak melihat aparat penegak hukum lainnya, pola hidup sederhana perlu ditegakkan lagi, seperti Awaluddin,” ujarnya, Sabtu (15/10/2022), merujuk sosok mantan Kapolri di era Presiden Soeharto, Awaluddin Djamin yang dikenal sebagai Bapak Kepolisian Modern Indonesia.

Menurut Oegroseno, selama ini aturan hanya soal pola hidup sederhana, tetapi belum ada rincian aplikasinya. Misal, soal ikat pinggang (mahal) yang tidak masalah jika di tempat lain, namun jika itu menyangkut pejabat publik, sebaiknya biasa-biasa saja.

Ia bercerita, saat masih dalam pendidikan, setiap cermin di akademi kepolisian memiliki stiker bertuliskan “Sudah rapikah saya?”, atau “Sudah pantaskah saya?.“Sekarang (harusnya) diubah, ‘Masih pantaskah saya?!'” ujarnya seraya mengimbuhkan, “Lama-lama kan malu.”

Ia juga menekankan perlunya pendampingan dan bimbingan selepas pendidikan. Jadi, pengajaran tidak hanya dilakukan saat pendampingan.“Saya naik pangkat 13 kali dari letnan dua sampai bintang tiga, saya ingat apa yang diajarkan komandan saya, mentor harus tetap kasih bimbingan,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyinggung soal gaya hidup polisi dalam pertemuan dengan 559 pejabat Polri dari unsur Mabes Polri, Polda, dan Polres, di Istana Negara.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi