Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (4 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (6 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (13 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (13 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (14 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (21 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (21 jam yang lalu)
INFODESA 21 Juli 2020, 20:55 WIB 1,041 PDF

Kades Rawa Selapan: Bagus Bantah Adanya Dugaan Pungli

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kades Rawa Selapan: Bagus Bantah Adanya Dugaan Pungli
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Menanggapi adanya isu yang beredar terkait adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli) untuk pembangunan jembatan yang Ambrol Pemerintahan Desa Rawaselapan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, angkat bicara.

Kepala Desa Rawaselapan Kecamatan Candipuro, Bagus Adi Pamungkas mengatakan, hal tersebut tidak benar.

Menurut Bagus sumbangan sukarela terhadap warganya merupakan hasil musyawarah sebelumnya.
“Sumbangan sukarela ini hasil musyawarah berdasarkan perdes dan sudah ada sebelum kepemimpinan saya,” ujar Bagus saat ditemui Infodesanews.com di ruang kerjanya, Selasa (21/7/ 2020) .

Dikatakan nantinya setelah seluruh uang terkumpul, kepala dusun melakukan musyawarah kembali ke warga terkait untuk menentukan anggaran yang akan digunakan untuk pembangunan ataupun kegiatan dengan dikelola oleh masing-masing Kadus, bukan saya yang pegang uangnya.

“Sampai hari ini, jumlah seluruh uang yang terkumpul sebesar Rp12 juta dan masih dalam tahap musyawarah di masing-masing dusun. Nanti mereka sendiri yang akan menentukan uang yang terkumpul digunakan untuk apa,” kata dia

Ia mengakui sumbangan sukarela dibagi menjadi tiga bagian sesuai dengan tingkat kesejahteraan masyarakat itu sendiri, bukan untuk perbaikan jembatan seperti isu yang beredar.
“Tidak ada paksaan dalam hal ini, karena sifatnya untuk swadaya pembangunan,” paparnya.

Dijelaskan Sifat kegotong royongan dan swadaya masyarakat Desa Rawaselapan sudah berjalan turun temurun, hal itu terbukti sering mewakili Lampung Selatan dalam lomba desa. Sebenarnya sumbangan sukarela ini mau di hapus, tapi masih banyak masyarakat yang antusias.

“Salah satu bukti bentuk kegotong royongan dan swadaya masyarakat terbukti dengan memperbaiki jembatan Ambrol yang menghubungkan antara Desa Rawaselapan-Bumijaya dengan mengunakan batang kelapa.
“Jembatan yang putus selesai diperbaiki dengan gotong royong dan swadaya masyarakat,” pungkas Bagus. (Sg)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi