Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (1 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (5 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (14 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (14 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (20 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 hari yang lalu)
INFODESA 12 Desember 2023, 11:19 WIB 1,990 PDF

Jelang Nataru 2024 TPID Lamsel Memonev Pengecekan Harga dan Kesedian Barang Kebutuhan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Jelang Nataru 2024 TPID Lamsel Memonev Pengecekan Harga dan Kesedian Barang Kebutuhan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESNEWS — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) dengan melakukan pengecekan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dibilangan pasar, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (12/12/2023)

Dalam kesempatan itu, turut hadir pihak dari TNI dan pihak dari KCP Bulog Kalianda, Lampung Selatan dan Kepala UPT Pasar.

Tim yang dikomandoi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lampung Selatan M Darmawan itu, melakukan monev atau sidak harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Pasar Inpres Kalianda.

Ia menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dibilangan pasar lain, seperti pasar Sidomulyo, Natar dan Jatiagung.

Untuk di Pasar Inpres Kalianda, harga barang kebutuhan pokok semacam minyak, beras, gula, telur, tepung, hingga ayam, ikan dan daging sapi potong masih relatif stabil. Dan untuk ketersediaannya dikatakannya pula masih aman.

“Hingga sekarang berdasarkan hasil pengecekan tadi, semuanya aman. Kita harapkan, kondisi ini masih tetap terjaga sampai pelaksanaan Nataru nanti,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk barang kebutuhan masyarakat jenis sayur-sayuran diungkapkan M Darmawan, masih kurang. Pasalnya, baik untuk harga maupun stok masih belum stabil.

“Mungkin karena pengaruh cuaca kemarin, sehingga banyak dari tanaman petani yang terganggu. Inshaa Allah, karena sekarang ini sudah memasuki musim penghujan, kita harapakan dalam waktu dekat ini sudah panen, sehingga dapat didistribusikan ke pasar,” terang M Darmawan.

Selain melakukan sidak dibilangan lapak pedagang di pasar, tim tersebut juga mengecek barang kebutuhan di sebuah toko waralaba, yang beroperasi tak jauh dari Pasar Inpres Kalianda. Hasilnya, barang kebutuhan yang dijual di toko waralaba tersebut aman dan masa kadaluarsanya juga masih cukup lama antara tahun 2024-2025.

“Hanya saja tadi tim menemukan ada produk yang kemasannya rusak. Nah, tadi kami minta produk itu disingkirkan dan tidak dipasang lagi untuk display,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Pimpinan Cabang Pembantu Bulog Kalianda Adzie Zulfikar mengatakan, pihak Bulog siap bersinergi bersama pemerintah daerah untuk mengantisipasi apabila terjadi kelangkaan atau kenaikan harga beras saat Nataru.

Ia menyebutkan, gudang pada KCP Bulog Kalianda saat ini menyimpan stok beras sebanyak 2.000 ton. Dan, itu pun pihaknya akan mendapat pasokan kembali dari Bandarlampung.

“Untuk menjelang Nataru ini, beras SPHP kita masih terus berjalan. Setidaknya, dalam 1 hari kita menggelontorkan 30 ton. Untuk beras bantuan pangan alokasi Desember, masih terus berjalan. Mudah-mudahan dengan program ini dapat meredam, khususnya untuk kebutuhan komuditi beras,” kata Adzie Zulfikar. (red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi