Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (12 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (19 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 26 Juli 2020, 01:01 WIB 2,605 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

JELANG IDUL ADHA ; Penjualan Hewan Kurban Lesu

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

JELANG IDUL ADHA ; Penjualan Hewan Kurban Lesu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Penjualan hewan kurban salah satunya kambing di Kota Solo masih lesu seiring dengan lesunya kondisi perekonomian akibat pandemi COVID-19. “Termasuk dari Jakarta sampai saat ini belum ada permintaan. Padahal kalau tahun-tahun sebelumnya satu bulan sebelum Hari Raya Idul Adha pesanan sudah sangat banyak,” kata salah satu pedagang Sri Mulyani di Pasar Hewan Semanggi Solo, belum lama ini.

Selain dari Jakarta, dikatakannya, pesanan dari luar kota yang banyak masuk biasanya dari Boyolali, Semarang, Salatiga, dan Yogyakarta. Ia mengatakan biasanya pesanan yang masuk dari satu pemesan saja bisa sekitar 1-3 rit. Untuk satu rit sendiri berisi 100 ekor kambing. “Saat ini saya baru terima pesanan lokal, itupun baru sedikit. Sejauh ini untuk hari raya kurban baru 100 ekor dari MTA. Biasanya khusus MTA pesanannya bisa sampai 600 ekor kambing,” katanya.

Meski demikian, dikatakannya, lesunya permintaan tersebut tidak mempengaruhi kenaikan harga kambing. Ia mengatakan sejauh ini untuk kenaikan harga kambing sekitar Rp100.000-200.000/ekor. Bahkan, dikatakannya, saat mendekati hari raya kurban kenaikannya bisa lebih tinggi lagi. “Kalau sekarang harga kambing yang paling murah Rp1,5 juta/ekor, yang paling mahal sekitar Rp5 juta. Nanti saat mendekati hari raya harganya bisa sampai Rp7 juta/ekor, tergantung dari besar kecilnya kambing,” katanya.

Meski permintaan turun, ia juga tetap menyediakan stok hingga ratusan ekor, baik kambing jenis Jawa maupun gembel. Untuk kambing tersebut didatangkannya dari beberapa daerah, di antaranya Ponorogo, Pacitan, dan Wonosari.

Senada, pedagang lain Agus Sutrisno mengatakan kali ini pembelian kambing dari konsumen untuk kurban sangat rendah. Bahkan, ada kalanya dalam satu hari tidak ada satu ekorpun yang terjual. “Kalau tahun lalu jika mendekati hari raya kurban seperti ini dalam satu hari saya bisa jual sampai 10 ekor. Saat ini saya paling banyak hanya bisa jual 1-2 ekor/hari. Mudah-mudahan nanti jelang Idul Adha permintaan bertambah,” katanya. (*/hr/an)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi