LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Penantian panjang warga Kecamatan Penengahan terhadap perbaikan infrastruktur jalan akhirnya terjawab.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan dua ruas jalan strategis yang selama bertahun-tahun berada dalam kondisi rusak, yakni ruas Kuripan–Klaten sepanjang 820 meter dan Pasuruan–Gandri sepanjang kurang lebih 1,28 kilometer, Senin (2/3/2026)
Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Bagi warga setempat, perbaikan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan pembuka akses penting yang menunjang aktivitas ekonomi, sosial, hingga pendidikan sehari-hari.
Salah seorang warga Dusun Sidodadi, Desa Klaten, Darmadi, mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya perbaikan ruas Kuripan–Klaten yang menurutnya telah lama terabaikan.
“Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah bagus. Sekitar 13 tahun jalan Kuripan–Klaten belum tersentuh perbaikan. Kami masyarakat Dusun Sidodadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Egi,” ujarnya.
Darmadi menilai, kondisi jalan yang lebih layak akan sangat membantu kelancaran distribusi hasil pertanian warga. Selama ini, kerusakan jalan kerap menjadi kendala, terutama saat musim hujan ketika akses semakin sulit dilalui.
Menurutnya, dampak ekonomi dari perbaikan infrastruktur ini akan langsung dirasakan masyarakat.
Biaya angkut hasil panen dapat ditekan, waktu tempuh menjadi lebih singkat, dan peluang peningkatan pendapatan warga pun semakin terbuka.
“Kami berharap pembangunan terus berlanjut karena masih ada beberapa titik jalan yang berlubang. Semoga perbaikan seperti ini bisa berkesinambungan,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pembangunan jalan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar pembangunan fisik semata.
“Mudah-mudahan jalan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, mendukung aktivitas sosial dan ekonomi, serta memperlancar akses pendidikan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, keberlanjutan manfaat jalan sangat bergantung pada kesadaran bersama dalam merawat dan menggunakannya sesuai aturan.
“Saya titip kepada masyarakat agar jalan ini dijaga dan dirawat bersama. Gunakan kendaraan sesuai batas muatan yang ditentukan supaya jalan tetap awet dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjut Bupati, berkomitmen melaksanakan pembangunan infrastruktur secara bertahap dan merata. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Dengan diresmikannya dua ruas jalan tersebut, warga Kecamatan Penengahan kini menatap aktivitas harian dengan optimisme baru. Jalan yang lebih layak diharapkan menjadi penghubung bukan hanya antarwilayah, tetapi juga antara harapan dan kesejahteraan masyarakat. (Red)