Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (12 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 18 Juli 2018, 18:26 WIB 1,153 PDF

Irigasi Tak Berfungsi Petani Di Lampung Selatan Gagal Tanam

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Irigasi Tak Berfungsi Petani Di  Lampung Selatan Gagal Tanam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanesw.com, — Sejumlah petani padi Sawah di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan,keluhkan kekurangan Air di saat musim tanam ke ll atau gaduhan hal tersebut akibat kondisi pengairan irigrasi tak berfungsi.

 

Pasalnya, dari  1500 Hektare  lahan sawah yang ada ,hanya 300 Hektare yang bisa terairi ,ketika pada awal musim tanam curah hujan begitu derasya,namum setelah usai tanam padi curah hujan mulai tidak ada lagi ,sementara saluaran  irigrasi yang di Bangun oleh pemerintah terus di perbaiki seperti tidak juga membantu petani bahkan tak berfungsi alias tak ada Air.

 

Kepala UPTD pelaksana penyuluhan  Pertanian Sidomulyo Didik Deky Setiawan Stp. mengatakan, perlu ada peningkatan fungai bendung di way Katibung, berupa pengangkatan sedimen atau endapan dan lakukan peninggian punggung gajah guna menambah daya tampung Air,

 

“Seharusya ada normalisasi bendungan Way katibung dan butuh keperdulian dari Dinas PU Provinsi, agar Bendungan mempunyai daya tampung Air lebih besar dan meningkat,”kata Didik pada Infodesanews.com, Rabu (18/7)

Hal senada dikatakan oleh bendahara Gp3A Tukirin, bahwa sudah 3 tahun tidak ada pengurasan di bendungan  Way katibung ini,”ujar Tukirin.

 

Sementara, Camat Sidomulyo Eko Irawan S.Stp.Mm, menuturkan, bahwa Pengerukan Bendungan Way Katibung  yang berada di Desa Talang Baru, seharusnya seiring sejalan dengan pembuatan embung.

 

“Untuk pembuatan embung itu sendiri harus ada pengorbanan dari petani, “Tapi semua itu diperlukan rembukan,

Agar tidak ada yang merasa di rugikan sepihak nantiya,”pungkas Eko usai ngecek kondisi Irigasi, Rabu (18/7)   (SG /Slmt)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi