Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (5 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (12 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (14 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (14 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (21 jam yang lalu)
NASIONAL 03 Oktober 2020, 05:46 WIB 2,657 PDF

Inovasi Koramil 0909-05/Muara Bengkal Ditengah Pandemi, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Inovasi Koramil 0909-05/Muara Bengkal Ditengah Pandemi, Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SAMARINDA.INFODESANEWS – Koramil 0909-05/Muara Kodim 0909/Sangatta (Sgt) Bengkal terus menerus menunjukkan eksistensi dan konsistensi untuk terus berinivasi ditengah pandemi Covid -19 untuk membantu warga binaannya, Jum’at (2/10/2020).

Kali ini dengan memanfaatkan sampah organik seperti batang pisang yang sudah membusuk, rumput, daun ubi, sekam padi dan EM 4 untuk mengaktifkan bakteri pelarut serta memfermentasikan bahan organik, Koramil 0909-05/Muara Bengkal membuat pupuk kompos cair dan juga kompos kering. 

Dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut, Danramil 0909-05/Muara Bengkal Kapten Inf Subarja yang turun langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa dirinya beserta personil tengah mencoba mengembangkan pupuk organik cair dan padat sebagai salah satu cara penanganan sampah di wilayah binaannya.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan yang digalakkan oleh Kodim 0909/Sangatta, untuk pemanenan pupuk cair itu butuh waktu 17 hari setelah sampah di fermentasi. Namun itu hanya pertama kali saja, kedepannya bisa setiap hari di panen,” ujarnya.

Danramil juga menyebutkan, pupuk cair ini cocok digunakan dan bisa menjadi solusi di musim kemarau. Bisa membuat tanah gembur, karena di musim kemarau tanah itu padat.

Selain itu, menurutnya pupuk organik cair ini untuk melengkapi pupuk lain. Pupuk cair merupakan pilihan alternatif masyarakat untuk menyuburkan tanaman apalagi ditengah pandemi yang secara langsung berdampak pada perekonomian warga binaannya yang juga berprofesi sebagai petani.

“Jika ini berhasil akan kami coba memproduksi lebih banyak lagi dan menularkan ilmunya ke masyarakat, sehingga warga dapat memproduksi sendiri untuk keperluan pertaniannya ataupun untuk menambah penghasilan sampingan dengan menjual pupuk cair tersebut, jadi output kedepannya adalah lingkungan bersih, perekonomian masyarakat juga terbantu,” tegasnya.

Penulis Murdi

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi