Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (3 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (3 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (8 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 19 April 2020, 20:28 WIB 355 PDF

Ingatkan Kerusakan Alam, lokasi Pertambangan Dan Pemukiman Warga Cukup Dekat

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ingatkan Kerusakan Alam, lokasi Pertambangan Dan Pemukiman Warga Cukup Dekat
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Dengan memakai masker dan tetap menjaga jarak, belasan warga yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JM-PPK) mendatangi lokasi pertambangan batu di pegunungan Kendeng Utara turut Dukuh Gadu, Desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah, Minggu (19/4/2020).

Selain mengingatkan para penambang akan pagebluk Covid-19, hal ini dilakukan juga untuk menyongsong Hari Bumi 22 April yang jatuh pada Rabu Pon tiga hari lagi.

Sebagian warga membawa poster berisi tuntutan seperti: “Jangan Biarkan Ibu Bumi Dirusak Terus”, “Kembalikan Kerugian Lingkungan Akibat Penambangan”, “Hentikan Pertambangan = Memutus Penyebaran Corona”, “Hentikan Pertambangan Sekarang Juga”, “Sawahku Butuh Banyu Ora Butuh Debu Tambang”, “Hentikan Pertambangan Di Pegunungan Kendeng”, “Sawah Ben Ajek Sawah, Gunung Ben Ajek Gunung” dan “Ibu Bumi Wis Maringi, Ibu Bumi Dilarani, Ibu Bumi Kang Ngadili”.

“Hari ini sedulur-sedulur (datang ke lokasi pertambangan) dalam rangka memperingati Hari Bumi 22 April. (Walau acaranya tanggal 22 April) tapi sudah dimulai hari ini. Karena JM-PPK berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Jadi ketika kita melihat ada kerusakan lingkungan sudah selayaknya kita mengingatkan. Termasuk hari ini, kita memperingatkan para penambang yang merusak lingkungan,” kata Bambang Sutiknyo dari JM-PPK, Minggu (19/4/2020).

Menurut keterangan JM-PPK, pertambangan yang ada dinilai sangat membawa dampak buruk bagi masyarakat. Apalagi jarak antara lokasi pertambangan dan pemukiman warga cukup dekat.

“Tujuan dulur-dulur JM-PPK mendatangi aktifitas tambang ini adalah supaya pertambangan ini segera dihentikan. Alasannya jelas. Dampak kerugian yang ditimbulkan cukup terasa. Kalau hujan kebanjiran, kalau kemarau juga kekurangan air. Jadi minta kesadaran. Walaupun itu alasan ijin, ataupun kebetulan jika tidak ijin, (semua) harus dihentikan. Apalagi kita mempunyai dasar-dasar Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Apalagi jarak antara pemukiman (dan lokasi tambang) cukup dekat. Jadi gak boleh ditambang, harus dihentikan,” tandas Suharno yang akrab disapa Herno Joyo.

Di sisi lain, Gunarti, seorang perempuan sedulur Sikep pun mengingatkan bahwa sudah saatnya para penambang dan semua pihak sadar dan berhati-hati akan akibat kerusakan yang telah diperbuat selama ini.

“Iki iso ndadekno tergugahe dulur-dulur sing nambang ning Gadu. Mugo-mugo yo wiwit dino iki ndang podho ngati-ati. (Semoga bisa menjadikan tergugahnya rasa saudara-saudara yang melakukan penambangan di Gadu. Semoga mulai hari ini segera sama berhati-hati),” pungkasnya.

Rencana kegiatan ini masih akan berlangsung hingga tanggal 22 April 2020.***Red/Eko Arifianto.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi