Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (9 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (11 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (14 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (16 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (16 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (19 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (23 jam yang lalu)
INFODESA 08 Juni 2018, 04:49 WIB 875 PDF

IKM Batik Banyumas Uji Coba Destilator Limbah Batik

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

IKM Batik Banyumas Uji Coba Destilator Limbah Batik
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Banyumas, Infodesanews.com – Dalam rangka penanganan pengelolaan limbah Industri Kecil Menengah (IKM) Batik di Kabupaten Banyumas, IKM Batik yang diidukung oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas, melakukan uji coba alat destilator pengolahan air limbah batik. Uji coba dilaksanakan Kamis (7/6) di Rumah Batik Anto Jamil Sokaraja.

Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Komariah, mengatakan berbagai cara pengolahan limbah cair industri batik telah dilakukan untuk mendapatkan kadar COD yang sesuai dengan standart baku mutu.

“Untuk menangani permasalahan limbah cair, untuk jangka pendek pihaknya memfasilitasi penanganan limbah batik dengan destilator,” katanya.

Menurut Komariah di Banyumas terdapat 65 kelompok IKM, tetapi pihaknya baru bisa menyediakan 10 destilator. Untuk pengaturan Komariah nanti akan menyerahkan kepada Aliansi Batik Banyumas utuk mengatur penempatannya. Seadangkan dalam jangka panjang pihaknya berencana membuat Penananganan Limbah secara komunal.

Imam Purwanto Pimpinan Batik Anto Jamil Sokaraja, mengatakan permasalahan limbah yang dihadapi oleh pelaku IKM Batik muncul sejak tahun 2016. Maka pihaknya minta difasilitasi oleh Pemkab.

“Sebenarnya limbah batik di Banyumas secara umum belum mengkawatirkan, tetapi sebagai warga yang baik, kami tetap berusaha mengikuti prosedur, sehingga limbah kami ramah lingkungan,” kata Imam Purwanto yang lebih akrab dipanggil Anto Jamil.

Sebelum ada destilator pihaknya menangani limbah dengan cara tradisional yaitu dengan mengumpulkan limbah dimasukan dalam Trurn dan dibiarkan.

“Namun membutuhkan waktu berbulan-bulan, agar air menjadi bening, dan limbah padat dapat mengendap” lanjutnya

Ketua Aliansi Batik Kabupaten Banyumas, Fauzan mengatakan destilator yang diujicobakan merupakan penemuan Profesor Riyanto dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

“Cara kerja limbah dimasukan tabung, kemudian dipanaskan sehingga akan menguap, melalui pendinginan air yang keluar sudah bersih sesuai dengan standart baku mutu yang direkomendasikan,” katanya.

Untuk IKM di Banyumas rata-rata setiap bulanya menghasilkan limbah cair sebanyak 20 liter. Untuk destilator ini membutuhkan bahan bakar berupa LPG. Untuk LPG 3 Kg bisa digunakan untuk mengolah 60 liter limbah.

Selama uji coba beberapa kali, untuk limbah yang tidak terlalu pekat, hasilnya benar-benar menjadi air bening. Tetapi untuk uji coba kali ini air berwarna agak kebiru-biruan. Untuk limbah padatnya apabila cukup banyak, dapat digunakan untuk menambal kapal seperti yang di Pekalongan

“Tetapi setelah dilakukan uji laboratorium hasilnya baik dan masih masuk standar baku mutu,” kata Fauzan.

Pada ujicoba ini turut hadir perwakilan dari SKPD seperti Disperindag, Bapedalitbang, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Keuangan Daerah. Bagian Kesra Setda, Bagian Perekonomian, Bagian Humas, perwakilan dari Camat. Kapolsek dan Danramil Sokaraja. Kadin, dan Pimpinan IKM Batik Banyumas. Usai uji coba para peserta membubuhkan tanda tangan hasil uji coba.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi