Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (16 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 03 April 2020, 12:06 WIB 691 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) : Situasi Belum Aman, Jangan Sepelekan Corona !

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) : Situasi Belum Aman, Jangan Sepelekan Corona !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS,  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Solo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Pasalnya, dengan masih adanya PDP (pasien dalam pengawasan) maupun ODP (orang dalam pemantauan) dapat menyebarkan Virus Corona. “Kondisi saat ini belum aman, hingga nantinya pemerintah (Pemkot Solo) mencabut status KLB (kejadian luar biasa) itu. Meski sudah tidak ada pasien terjangkit Covid-19 dirawat di RSUD dr Moewardi, namun masih ada PDP maupun ODP yang justru susah untuk dikenali,” terang Ketua IDI Kota Solo, dr Adji Suwandono SH SpF kepada wartawan, Kamis (2/4) siang.

Menurutnya, saat ini status darurat Virus Corona belum sepenuhnya dicabut. Pemerintah tengah menangani dan mengajak masyarakat turut serta untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Masyarakat dapat berperan dengan berdiam diri di rumah, supaya penyebaran Virus Corona dapat dicegah. Saat ini, kondisi belum aman sepenuhnya. Bukan berarti, pasien di RSUD dr Moewardi telah sembuh maka kondisi aman. Jangan keluar rumah dulu,” ujar Adji. Adji menilai, selama dua pekan lalu masyarakat di Kota Solo telah menahan berada di rumah. Hal ini sukses dilaksanakan dengan sepinya kondisi di sekitar wilayah Kota Bengawan.

Namun, baru-baru ini kondisi di Kota Solo kembali mulai ramai dengan ditandai meningkatnya intensitas kendaraan di sejumlah jalan utama di Kota Solo. “Kita sebagai warga Solo jangan ‘nggege mangsa’ atau langsung bernafsu untuk keluar rumah setelah kemarin pasien Covid-19 dinyatakan sembuh di RSUD dr Moewardi. Justru harus terus melawan penyebaran Virus Corona untuk tetap berada di rumah hingga pemerintah menetapkan pencabutan status darurat tersebut,” jelas Adji. Pihaknya berharap, masyarakat tetap berada di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Jangan sepelekan Virus Corona. Tetap patuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah,” pintanya. (hr/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi