LAMPUNG SELATAN INFODESANEWS — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan anggota Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto, untuk mengajak masyarakat memaknai Idul Adha bukan sekadar tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.
Pesan itu disampaikan saat dirinya dipercaya menjadi imam sekaligus khatib Shalat Idul Adha di Masjid Ungu Al-Muslimin, Dusun Kalirejo, Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, Rabu (27/6/5/2026)
Dalam khutbahnya, mantan Komisioner KPU Lampung Selatan periode 2003–2014 tersebut menegaskan bahwa Idul Adha mengajarkan umat Islam untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

“Idul Adha bukan hanya soal menyembelih hewan kurban, tetapi bagaimana kita belajar ikhlas, rela berkorban dan peduli terhadap sesama,” pesan Dwi Riyanto di hadapan ratusan jamaah.
Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan para jamaah haji yang saat ini tengah menjalankan rangkaian ibadah di Mina dan akan melontar jumrah agar diberikan keselamatan dan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus mendoakan bangsa dan negara Indonesia agar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian serta kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.
Sebelum pelaksanaan Shalat Id yang dimulai pukul 07.00 WIB, panitia terlebih dahulu mengumumkan jumlah hewan kurban di lingkungan Masjid Ungu Al-Muslimin, yakni sebanyak 5 ekor sapi dan 20 ekor kambing.
Salah satu takmir masjid, Amir, mengaku bersyukur karena semangat berkurban masyarakat dari tahun ke tahun terus meningkat.
“Alhamdulillah, semangat warga untuk berkurban sangat tinggi. Ini menunjukkan tumbuhnya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Usai turun dari mimbar Idul Adha, Dwi Riyanto juga memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu yang hadir mengikuti Shalat Id. Tidak hanya itu, ia turut menyerahkan bantuan uang kas untuk Masjid Ungu Al-Muslimin yang diterima langsung oleh Amir selaku tokoh agama dan takmir masjid setempat.
Kepedulian tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat yang menilai sosok Dwi Riyanto dikenal dekat dan selalu hadir di tengah warga. (Red)