Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 11 November 2019, 21:58 WIB 1,158 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

HEBOH..! Guru SMP Di Klaten Pakai Helm Saat Mengajar Di Kelas, Ternyata Ini Faktanya

Penulis: Kabiro Surakarta
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

HEBOH..! Guru SMP Di Klaten Pakai Helm Saat Mengajar Di Kelas, Ternyata Ini Faktanya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

KLATEN – INFODESANEWS, Baru-baru ini, unggahan beberapa foto di akun Twitter bernama SMPN 3 Bayat Klaten menjadi viral. Pasalnya, dalam unggahan tersebut nampak seorang guru sedang mengajar di dalam kelas mengggunakan helm. “Plafon rapuh. SMPN 3 BAYAT KLATEN JAWA-TENGAH,” tulis postingan yang diunggah pada 10 November 2019 itu.

Saat konfirmasi para wartawan, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum SMPN 3 Bayat, Sugian mengatakan bahwa pria yang ada di dalam foto tersebut bukanlah guru di sekolahnya. Akan tetapi, ia tak menampik jika ada ruangan di SMPN 3 Bayat yang rusak.
Sugian pun memastikan jika tidak ada guru di sekolahnya yang mengajar menggunakan helm. “Soal guru memakai helm itu tidak ada. Tapi ruang kelas atapnya rusak, itu iya,” kata Sugian, pada Senin (11/11).

Sugian kemudian menjelaskan bahwa meskipun ada kerusakan di beberapa titik, namun tetapi proses belajar di sekolahnya masih berjalan normal. Hal ini karena para siswa tidak terganggu hingga harus pindah lokasi. “Belajar mengajar tetap seperti biasa. Jadi tidak ada masalah,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan yang ada, di sekolah tersebut masih tampak beberapa tembok tiang dan atap yang retak. Selain itu, lantai teras dan kelas juga banyak yang ambles hingga keramiknya pun pecah.

Wakasek Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 3 Bayat, Romi Fitriyanto mengatakan jika kerusakan di ruang kelas di sekolahnya itu sudah dilaporkannya ke pihak dinas setempat. “Untuk ruang kelas yang rusak itu di kelas VII C. Dan kerusakan semua sudah kami laporkan ke dinas,” katanya.

Gedung itu pun usianya sudah cukup tua dan terakhir direhab tahun 2002-2003. Romi mengatakan jika kerusakan ruang kelas terletak pada atap. Sementara ini, atap yang berbahaya dicopot eternitnya sebagai antisipasi agar tak membahayakan siswa yang sedang berada di dalam kelas. “Dari sisi mutu bangunan sebelumnya bagus. Namun karena tanahnya gerak jadi mudah rusak,” kata Romi.

Akan tetapi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Klaten Sri Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui ada kerusakan di sekolah tersebut. “Belum ada laporan masuk,” katanya melalui pesan tertulis. (hr/ana/*)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta

Kabiro Surakarta

Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi