Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (8 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 Oktober 2021, 15:44 WIB 928 PDF

Hati-hati, Kota Solo Rawan Kasus HIV/AIDS

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hati-hati, Kota Solo Rawan Kasus HIV/AIDS
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS,  Kota Solo merupakan kota yang rawan terhadap penyebaran virus HIV/AIDS. Saat ini jumlah kasus tertinggi mencapai 946 orang per Juni 2021 kemarin. “Kota Solo masih rawan terhadap penyebaran HIV/AIDS. Ini jadi salah satu perhatian untuk penanganan, per Juni kemarin itu ada 946 kasus,” ujar Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, Widdi Srihanto, Rabu (13/10/2021).

Widdi mengatakan, jika jumlah tersebut tersebar di berbagai kelurahan di Kota Solo. Berdasarkan data tersebut, maka KPA dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan bersama-sama berkomitmen untuk penanganan HIV/AIDS di Solo.

“Pada rapat koordinasi tahunan 2021, tercatat perkembangan data HIV/AIDS di Kota Solo ada delapan kasus baru yang harus. Itu segera di tangani oleh tim khusus yang bekerjasama dengan Puskesmas terdekat,” katanya.

KPA sendiri sudah bekerjasama dengan puskesmas-puskesmas di Kota Solo, Ini sebagai upaya dalam penanganan kasus HIV/AIDS di Kota Solo, jadi bisa tertangani dengan cepat.  “Kita sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, jadi begitu ada kasus. Maka puskesmas terdekat bisa langsung bertindak menangani dengan sigap,” ungkap dia.

Untuk pengawasan dan pembinaan masyarakat terus dilakukan. Apalagi di masing-masing kelurahan punya Warga Peduli AIDS (WPA) yang berjumlah 54 WPA, sehingga pengawasan akan lebih intens.

Sementara itu Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menyampaikan dengan tegas bahwa penyebaran HIV/AIDS harus ditekan. Ini agar tidak terjadi kenaikan angka kasus baru, “Pemkot dan KPA saling bekerjasama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Dengan tegas ini harus ditekan,” terangnya.

Teguh juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memera ngi HIV/AIDS di Kota Solo. Di mana dengan cara rumus-rumus jaman now (sekarang).  Caranya itu dengan melakukan edukasi, pendampingan dan menanamkan karakter mereka untuk melakukan perubahan dalam kehidupannya.  “Masyarakat harus bisa memerangi HIV/AIDS di Solo. Jangan sampai kasus meningkat,” tandas dia.

Teguh juga meminta kepada KPA untuk selalu memberikan yang terbaik terhadap ODA dan ADA yang di Kota Solo. Cara dengan edukasi yang lebih, ini agar masyarakat tidak mengucilkan para penderita HIV/AIDS.  “Harus ada perhatian terhadap ODA dan ADA. Sampai ada masyarakat yang mengucilkan para penderita HIV/AIDS,” pungkasnya. (ari w/her)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi