Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (15 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 29 Agustus 2018, 10:29 WIB 361 PDF

Harga Gas 3 Kg Selangit Pedagang Kecil Menjerit

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Harga Gas 3 Kg Selangit Pedagang Kecil Menjerit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com — Beberapa bulan terahir harga Gas Elpiji ukuran 3 Kg di sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. melambung.

 

Menurut Umi (40) warga Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. keluhkan susahnya mencari Gas yang bersubsidi.

 

“Sekalipun ada itupun harganya sangat tinggi, yang tadinya harga Rp. 18.500 pertabung, untuk saat ini harganya hingga tembus Rp. 25 ribu hingga Rp. 27 ribu per tabung yang ukuran 3 Kg itupun harus menumpuh jarak yang jauh.

“Apalagi seperti saya ini hanya usaha jualan Pecel dan gorengan, sangat terbebani dengan harga yang sangat mahal. “kata Umi pada Infodesanews.com, Rabu (29/8)

 

Hal senada dikatakan Wati (35) sudah beberapa bulan ini harganya naik, sekarang Rp 25 ribu sampai Rp. 30 pertabung naik dari harga, biasanya yang tadinya cuma Rp.18.500 – 20.000 per tabung nya.”Udah mahal barang nya susah, ada barang nya harganya bikin nangis. “kata Wati.

 

Ia berharap, dengan keadaan ini, supaya pemerintah segera mengatasi kelangkaan tersebut. Karna dengan kondisi seperti ini, banyak ibu-ibu rumah tangga dan pedagang kecil kesulitan untuk keperluan memasak ataupun berjualan seperti halnya saya. “pungkas Umi.   (SG)

 

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi