Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (3 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (16 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (23 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 31 Oktober 2020, 16:35 WIB 518 PDF

Harga Bahan Baku Roti Naik Melejit Pemilik UMKM Menjerit

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Harga Bahan Baku Roti Naik Melejit Pemilik UMKM Menjerit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang Produksi dan pemasaran Roti di Kecamatan Jatiagung keluhkan ada nya kenaikan bahan baku.

Hal tersebut di ungkapkan, salah seorang pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di desa Karang Anyar Kecamatan Jatiagung yang bergerak di bidang pembuatan roti. Sabtu (31/10/2020)

Aan Anwar, mengatakan, saat ini seluruh bahan baku yang digunakan untuk pembuatan roti harganya meningkat.

“Mulai dari minyak goreng dari harga Rp 10.000 naik menjadi Rp 11.200 , Telur dari harga 21.000 naik menjadi Rp 25.000 dan Tepung Tapioka yang berprotein tinggi yang sebelum nya harga 165,000 ribu per sak naik menjadi Rp 175.000 ribu, selain itu juga bahan baku seperti pengembang roti, ikut naik.”kata dia.

Menurutnya, dengan ada nya kenaikan di beberapa bahan pokok pembuatan Roti secara tidak langsung sangat memberatkan bagi pengusaha UMKM.

“Apalagi saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, sehinga tidak seimbamg dengan naiknya harga bahan baku dangan pemasaran.”ujarnya.

Aan berharap adanya peran aktif pemerintah dalam hal ini Dinas perdagangan Kabupaten Lampung Selatan, untuk memberikan solusi dengan meningkatnya barang-barang tersebut,

“Kami berharap pemerintah agar ada penekanan harga bahan baku yang di butuhkan UMKM yang ber Produksi pembuatan Roti, agar tidak berdampak ada nya pengurangan pekerja yang selama ini tidak mengambil pekerja dari luar daerah.”pintanya.

Selain itu kami juga meminta kepada Pemerintah Daerah yang berkewenangan pada UMKM agar memberikan pinjaman lunak yang tidak memberatkan bagi pemilik usaha UMKM untuk penambahan modal.

“Dengan begitu dapat meningkatkan usaha yang sudah berjalan dan dapat mengurangi angka pengangguran yang ada di wilayah Kecamatan Jatiagung khususnya.” pungksnya. (Ronald)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi