Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (3 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (10 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (11 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (12 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (12 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (14 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (18 jam yang lalu)
NASIONAL 06 Juni 2022, 21:40 WIB 2,531 PDF

Guna Antisipasi Wabah PMK Pada Sapi, Kota Bogor Tutup RPH Bubulak

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Guna Antisipasi Wabah PMK Pada Sapi, Kota Bogor Tutup RPH Bubulak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BOGOR, INFODESANEWS – Dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan qurban yakni sapi. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor menutup Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Terpadu yang di wilayah Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, di tutup selama 14 hari.

Penutupan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) guna mengantisipasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan qurban, hal ini di ungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Anas S Rasmana, kepada media Senin, (06/06/22).

Anas S Rasmana mengungkapkan, bahwa ada 7 ekor sapi dari Jawa Tengah yang terjangkit gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Ia menjelaskan, bahwa sejak tanggal 03 Juni 2022 pihaknya mendapatkan laporan dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) adanya beberapa ekor sapi yang terjangkit penyakit tersebut.

“Sejak tanggal 3 Juni 2022, saya mendapat laporan dari unit RPH bahwa ada 7 ekor sapi yang terjangkit gejala klinis PMK. Oleh karena itu, mulai hari ini RPH ditutup sementara,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor Anas S. Rasmana kepada media.

Anas menegaskan, berdasarkan update dari DKPP Jawa Barat (Jabar) Kota Bogor statusnya masih nol terkait penyebaran PMK dari 26 Kota dan Kabupaten se-Jabar.

“Meskipun 7 ekor ini gejala klinis PMK, tetapi belum ada hewan yang positif PMK secara resmi. Jadi masih belum ada di Kota Bogor. Dan hasilnya setelah penanganan, 4 ekor sudah sembuh dan 3 ekor lainnya sedang pemulihan,” jelasnya.

Kemudian Anas mengatakan, meski RPH ditutup, namun pelayanan pemotongan hewan masih berjalan.
Ia mengaku, 7 sapi yang terjangkit gejala klinis PMK telah diisolasi dan dipisahkan dengan hewan sapi yang memang kondisinya masih sehat.

“Selain penutupan RPH terpadu, konsentrasi kami tetap pada kesehatan kondisi sapi seperti pemberian vitamin hingga pengecekan suhu secara berkala,” pungkasnya.***Myd

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi