Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (5 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (21 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (22 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 24 September 2020, 05:21 WIB 1,768 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmikan GI Jatiagung

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Resmikan GI Jatiagung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS –Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, didampingi Forkopimda melakukan peresmian Gardu Induk PLN Jati Agung, Langkapura, Ketapang,Mesuji dan Dipasena yang dipusatkan di Gardu Induk Jatimulyo – Lampung Selatan, Rabu (23/9/2020).

Acara peresmian Gardu Induk di 5 Wilayah di Provinsi Lampung ini, secara simbolis ditandai dengan menempelkan telapak tangan dilanjutkan dengan pemotongan Pita serta penandatanganan Prasasti oleh Gubernur.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal mengajak PLN untuk mendukung penuh program pembangunan di Provinsi Lampung melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dapat mendukung segala sendi kehidupan masyarakat.

“Saya sangat berharap, kedepan dengan berbagai kondisi geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia yang ada di Lampung, PLN dapat terus membangun dan mendukung Pembangunan di Provinsi Lampung yaitu dengan membangun infrastruktur kelistrikan yang dapat menopang industri hilir,” harap Arinal.

Lebih lanjut Arinal berpesan agar pemanfaatan energi listrik tidak hanya sebatas penerangan saja, namun juga pada sektor usaha, peningkatan perekonomian rakyat, pendidikan dan lain sebagainya.

“Listrik tidak hanya untuk penerangan saja, namun yang paling penting anak-anak dapat belajar dengan baik sehingga masyarakat juga dapat menikmati,”ungkapnya.

Menurutnya, Pemerintah akan terus mendorong percepatan pembangunan kelistrikan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Gubernur juga telah mengupayakan dan mendorong percepatan pembangunan Gardu tambahan berkapasitas 600 MW kepada Pemerintah Pusat.

Executive Vice President Operasi Regional Sumatera Kalimantan, Supriyadi, melalui virtual meeting mengungkapkan bahwa kondisi Kelistrikan Nasional secara umum dan wilayah Lampung khususnya dalam kondisi aman.

Dijelaskan pula bahwa di Provinsi Lampung pernah mengalami kondisi beban puncak yang melebihi 1000 MW yang menduduki ranking ke 2 di Sumatera setelah Provinsi Sumatera Utara.

Pembangunan Gardu Induk yang tersebar di 5 lokasi di wilayah Provinsi Lampung ini dimaksudkan untuk memenuhi pasokan kebutuhan listrik bagi masyakarat Lampung.

“Diharapkan dengan kehadiran 5 Gardu Induk yang diresmikan pada hari ini pasokan listrik di Provinsi Lampung dapat terpenuhi,” ujarnya.

Dalam kesempatan persemian tersebut, diserahkan pula bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa :

Bina Lingkungan dari PLN UID Lampung sebesar Rp 70 Juta untuk Program PLN Beribadah.Bantuan dalam program PLN Peduli Sesama sebesar Rp 50 Juta dari PLN UIP Sumbagsel untuk Rawa Jitu dan Jati Agung,Yayasan Baitul Maal (YMB) PLN UIP Sumbagsel sebesar Rp 25 Juta kepada pondok pesantren.YBM PLN UID Lampung berupa modal usaha bagi guru ngaji, marbot, guru honorer dan mustahik senilai Rp 50 Juta. (Ronald)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi