Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (13 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (14 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (15 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (21 jam yang lalu)
INFODESA 19 April 2020, 20:55 WIB 2,742 PDF

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Tegur Warga Berkerumun Tampa Masker

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Tegur Warga Berkerumun Tampa Masker
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SEMARANG, INFODESANEWS – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo geram melihat rendahnya kesadaran masyarakat Kota Semarang terhadap wabah covid-19.

Saat bersepeda keliling Kota Semarang, Minggu (19/4/2020), Ganjar masih melihat warga yang berkerumun, baik di jalanan, warung makan, cafe, hingga perkampungan. Yang membuatnya makin geram karena sebagian besar warga tersebut tidak memakai masker.

Menggunakan pengeras suara yang dia bawa di sepeda, Ganjar mengingatkan warga untuk tidak berkerumun dan menerapkan physical distancing.

Saat bersepeda di Jalan MT Haryono, imbauan Ganjar sempat tak diindahkan warga. Melihat imbauannya tak diindahkan warga, Ganjar lantas memutar arah sepedanya dan kembali menghampiri warga yang nekat berkerumun.

“Mas kok ijeh ngeyel (mas kok masih bandel), tadi saya bilang jaga jarak, sampeyan masih saja bergerombol. Ayo saiki geser (ayo sekarang geser),” tegur Ganjar.

“Njenengan masih muda, tolong jadi contoh yang baik bagi masyarakat. Bantu pemerintah untuk sosialisasi ini. Ini serius lho, jangan anggap sepele,” tegasnya.

Merasa mendapat teguran keras, segerombol anak muda itu lantas bergeser dan memberi jarak satu sama lain.

Peristiwa serupa terjadi daerah Pedurungan Kota Semarang. Saat melintas di depan warung soto, Ganjar mengingatkan para pembeli untuk tidak berkerumun.

Lantaran imbauan tidak diindahkan dan para pembeli pun seakan tak peduli, Ganjar lantas memarkirkan sepedanya dan menghampiri warganya yang sedang sarapan itu.

“Tolong jaga jarak, kalau bisa jangan makan di sini, pesan terus dibawa pulang. Ingat, ini serius. Kota Semarang sudah zona merah, sekarang yang positif covid-19 tertinggi ada di Kota Semarang. Ayo jangan ngeyel,” tegurnya.

Ganjar meminta semua masyarakat menjaga diri dan menyadari bahwa covid-19 tidak bisa diremehkan.

“Saya tidak mau warga saya banyak yang terkena virus ini. Aku pengen wargaku sehat kabeh (saya ingin warga saya semuanya sehat). Tolong saya didengarkan, Semarang ini sudah bahaya,” tandasnya.

Salah satu warga yang sedang berkerumun, Danis (45) mengatakan sebenarnya paham dengan himbauan pemerintah untuk melakukan physical distancing namun kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan itu.

“Sebenarnya tahu tentang jaga jarak, tapi mau bagaimana lagi. Ini tadi mampir sarapan, kebetulan pas ramai dan tempatnya sempit, jadi berdesakan,” kata Danis.

Diakuinya, kesadaran warga Semarang terkait physical distancing dan memakai masker masih kurang. Masih banyak di jalanan orang keluar rumah tanpa masker.

“Memang harus ditindak tegas supaya semua sadar akan pentingnya hal ini,” pungkas Danis.***Red  Sumber :https://humas.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=4240

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi