Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (3 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Mei 2021, 12:29 WIB 2,082 PDF

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Apresiasi Langkah Tegas Gibran Mencopot Lurah Gajahan

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Apresiasi Langkah Tegas Gibran Mencopot Lurah Gajahan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO—INFODESANEWS, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengambil sikap tegas mencopot Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Suparno. Hal tersebut berkaitan atas dugaan pungutan liar (pungli) pengumpulan zakat dan sedekah bagi 22 anggota Linmas setempat. “Langkah memecat Lurah Gajahan dalam kasus dugaan pungli sangat tepat. Saya berikan apresiasi,” kata Ganjar, Selasa (4/5).

Ia juga menyebut keberanian Gibran meminta maaf pada warganya yang jadi korban pungli patut diapresiasi. Dengan cara itu setidaknya masyarakat bisa merasakan kehadiran sosok Walikota di tengah rakyat yang sedang dirundung masalah. “Saya dukung Walikota Solo (Gibran) yang berani meminta maaf pada rakyatnya serta mengembalikan uang pungli oknum bawahannya itu,” kata dia.

Ia meyakini kalau kesadaran dari penyelenggara pemerintahannya seperti itu, maka masyarakat akan merasakan hadirnya negara di tengah-tengah mereka. Ia juga menyebut ketegasan Gibran mencopot oknum lurah dan mengembalikan hasil pungli ke pedagang merupakan peringatan bahwa aparatur negara tidak boleh menyusahkan rakyat. “Aparatur negara adalah pelayan rakyat, dan bukan justru menyulitkan dengan meminta-minta sesuatu,” papar dia.

Kalau para kepala daerah di Indonesia proaktif memantau apa yang dilaporkan masyarakat, lanjut Ganjar, masyarakat akan hidup tenang. Ia juga mengajak kepala daerah lain di Jateng bisa melakukan hal serupa jika ditemukan pungli. “Sebentar lagi lebaran. Banyak parsel, jangan sampai pejabat minta-minta parsel. Tidak boleh terima, itu gratifikasi,” tegas dia. (*/muh/her)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi