Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (1 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (16 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (18 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (18 jam yang lalu)
INFODESA 16 Agustus 2019, 06:41 WIB 2,667 PDF

Grand Opening Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat di Kota Madiun

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Grand Opening Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat di Kota Madiun
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

MADIUN, INFODESANEWS – Dengan ditandai memukul kentongan, malam ini Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. secara resmi membuka Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat yang diselenggarakan di Asrama Bosbow, Jl. Diponegoro Kota Madiun,  Jawa Timur, Rabu (14/8/19).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ke-74 RI itu, juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Madiun, Wakil Walikota Madiun, Dandim dan Dansatdisjan jajaran Korem 081/DSJ.

Dalam sambutannya, Danrem mengajak seluruh lapisan masyarakat dan khususnya para pemimpin di Kota Madiun untuk kembali mencintai dan melestarikan seni budaya dan nilai-nilai tradisional untuk dapatnya diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena menurutnya, seni budaya tidak untuk diperebutkan, dipertentangkan, bahkan semata-mata dikomersilkan.

“Untuk itulah, melalui kegiatan ini, saya ingin membawa pesan moral dengan motto yaitu Its Time To Create Cultural Arts Guided By Traditional Values (saatnya berkreasi seni budaya dengan mempedomani nilai tradisional),” terangnya.

Danrem berharap, Pentas Seni Budaya dan Pasar Rakyat itu akan mampu melibatkan dan memotivasi berbagai pelaku seni dan budaya yang peduli terhadap Kota Madiun.

Ia mengungkapkan, Grand Opening Pasar Rakyat akan dibuka mulai tanggal 14 s.d. 20 Agustus 2019. Selain itu nanti juga akan diresmikan Army Galeri Batik Mataraman pada tanggal 20 Agustus 2019 oleh Ibu Pangdam V/Brawijaya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa didirikannya Army Galeri Batik Mataraman bukan tanpa alasan. Karena hal itu untuk lebih menarik para wisatawan terhadap sejarah peninggalan Belanda dan kerajinan batik yang merupakan peninggalan nenek moyang bangsa kita yang ada di wilayah jajaran Korem 081/DSJ, mulai dari Pacitan, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi, Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan Nganjuk.

“Dengan adanya itu semua, diharapkan ke depan nilai-nilai budaya bangsa kita jangan sampai luntur, walaupun diterpa perubahan zaman. Karena batik merupakan warisan budaya bangsa yang tidak boleh dilupakan dan perlu dilestarikan dengan baik,” pungkasnya.***arw.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi