Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (3 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (5 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (5 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (6 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (9 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (17 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (20 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 19 Maret 2022, 10:49 WIB 515 PDF

Gelar Pasukan Satuan Kodam IV/Diponegoro

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Gelar Pasukan Satuan Kodam IV/Diponegoro
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PURBALINGGA – Komandan Korem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mewakili Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, memimpin Apel Gelar Pasukan Satuan Kodam IV/Diponegoro di wilayah Korem 071/Wijayakusuma. Sabtu (19/3/2022) di Alun-alun Purbalingga.

Apel gelar pasukan tersebut sebagai lanjutan dari Drill Tempur Latihan Pertempuran Kota Yonif 406/Candra Kusuma Brigif-4/Dewa Ratna.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., mengatakan, apel gelar pasukan satuan-satuan diwilayah Korem 071/Wijayakusuma.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro dalam mendukung tugas pengamanan dan sekaligus mengantisipasi ancaman Radikalisme yang mungkin timbul diwilayah Jawa Tengah dan D.I.Y.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu barometer nasional, karena apapun yang terjadi di Jawa Tengah baik dibidang politik, ekonomi maupun sosial budaya dan pertahanan keamanan pasti akan berpengaruh terhadap situasi nasional”, jelas Pangdam.

Ditegaskan orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro ini, Jawa Tengah merupakan provinsi yang cukup besar dengan masyarakat yang memiliki berbagai latar belakang suku, agama dan ras.

Karenanya, kondisi ini jika tidak dikelola dengan baik, sangat berpotensi menimbulkan konflik dan dapat dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok radikal yang disinyalir cukup banyak tersebar diberbagai daerah di Jawa Tengah.

“Menilik hal tersebut, kita harus siap menghadapi setiap potensi ancaman yang mengarah pada kemungkinan terjadinya tindak kekerasan dan aksi-aksi terorisme”, terangnya.

Oleh karenanya, lanjut Pangdam. Kita harus segera mengambil langkah-langkah antisipatif yang tepat guna mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok radikal tersebut.

Pada kesempatan yang, Pangdam juga menekankan kepada aparat intelijen agar memaksimalkan kinerja aparat intelijen dilapangan dan lakukan koordinasi secara terpadu dengan berbagai komponen masyarakat guna menumbuhkan kepedulian terhadap keamanan lingkungannya.

Disamping itu, peran Babinsa agar dioptimalkan untuk mencegah masuknya pengaruh kelompok-kelompok radikal dalam masyarakat.

“Saat ini kita hidup dalam era digital yang mendorong terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat. Daya tarik kota besar mengundang masyarakat untuk tinggal di daerah perkotaan dan menyebabkan padatnya penduduk yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan tantangan, termasuk di bidang pertahanan dan keamanan.

Karenanya, Kodam IV/Diponegoro sebagai salah satu Kotamaops TNI dengan segenap jajarannya memiliki tugas untuk menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan di wilayah Jawa Tengah dan D.I.Y., salah satunya yaitu menggelar pertempuran kota”, paparnya.

Diungkapkan Pangdam, latihan pertempuran kota yang dilaksanakan oleh Yonif 406/CK merupakan latihan dalam satuan (LDS) yang bertujuan untuk membina kemampuan tempur prajurit Satpur.” Satbanpur dan Satbanmin agar senantiasa siap menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks.

Menurutnya, kemampuan satuan dalam melaksanakan pertempuran kota dianggap perlu dihadapkan pada perkembangan lingkungan strategis dan perubahan spektrum ancaman yang terjadi saat ini.

Kemampuan pertempuran kota ini harus dimiliki oleh seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, bukan hanya dimiliki oleh pasukan khusus atau Raider.

Untuk itu, latihan pertempuran kota seperti ini harus dilaksanakan secara rutin untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan prajurit.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi