Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (4 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 07 Agustus 2025, 07:04 WIB 2,618 PDF

Fraksi PKS Soroti Komposisi Belanja Daerah Saat Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS 2026

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Fraksi PKS Soroti Komposisi Belanja Daerah Saat Paripurna Penandatanganan KUA-PPAS 2026
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Lampung Selatan yang digelar dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan bersama terhadap Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyampaikan sejumlah catatan penting terkait arah kebijakan belanja daerah.

Melalui juru bicaranya Dede Suhendar, Fraksi PKS menyoroti porsi belanja pegawai yang masih berada di atas 30 persen dari total belanja daerah, sementara belanja infrastruktur untuk pelayanan publik justru belum mencapai angka 40 persen.

“Fraksi PKS menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap proporsi belanja daerah. Belanja pegawai yang cukup tinggi harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas dan kinerja aparatur. Sedangkan belanja infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seharusnya menjadi prioritas utama,” ujar Dede dalam forum paripurna.

Fraksi PKS mendorong pemerintah daerah untuk menjalankan prinsip efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, serta memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberi dampak nyata terhadap pembangunan dan pelayanan publik.

“Penataan kembali postur anggaran yang lebih berpihak pada masyarakat adalah wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel,” tambahnya.

Sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD, Erma Yusneli, juga dihadiri Bupati dan wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama -M Syaiful Anwar beserta jajaran eksekutif dan seluruh unsur pimpinan serta anggota DPRD yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Rabu (6/8/2025). (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi