Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (2 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (8 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (9 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (10 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (12 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (13 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (23 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Maret 2023, 17:35 WIB 1,352 PDF

FGD Bertema Solusi Atasi Banjir di Pati

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

FGD Bertema Solusi Atasi Banjir di Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, Rabu (15/3), menghadiri dan membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema solusi mengatasi banjir di Kabupaten Pati, yang diadakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Pati, Sekretaris Daerah, BBWS Pemali Juana, ESDM Jateng wilayah Pati, Camat terdampak banjir, Kepala Desa, Akademisi, Ormas terkait, dan semua pemangku kepentingan terkait masalah banjir di Kabupaten Pati.

Dalam pidatonya, Pj Bupati juga menyampaikan bahwa yang saat ini terjadi di Kabupaten Pati tidak pihaknya biarkan begitu saja. “Karena itu, kita harus punya langkah konkrit agar banjir-banjir yang terjadi selama ini tidak akan terulang lagi di Kabupaten Pati. Sebab butuh waktu yang tidak sebentar untuk menangani banjir ini. Sehingga kita sangat berharap apa yang dibahas nanti dapat menghasilkan solusi yang terbaik dan tentunya kami pun akan mengawalnya”, terang Henggar.

Langkah Pemkab saat ini, lanjut Henggar, adalah memaksimalkan bantuan logistik untuk warga yang terdampak banjir.”Pembangunan tanggul mungkin menjadi salah satu solusi. Namun ini harus kita pikirkan secara komprehensif dan dengan kajian yang mendalam.

Ke depan, imbuh Pj Bupati, perlu upaya yang komprehensif dan melibatkan semua pihak.”Pemkab butuh dukungan semua pemangku kepentingan agar masalah banjir ini dapat segera terselesaikan”, ujar Henggar.

Lebih lanjut, saat diwawancarai awak media, Pj Bupati mengatakan bahwa kondisi saat ini banjir sudah surut, tinggal delapan desa di tiga kecamatan yang saat ini masih terendam.

“Semoga beberapa hari ke depan akan surut lagi dan bisa dilakukan langkah-langkah konkret agar kondisi ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Namun tentunya penanganan banjir ini tidak mudah ya jadi di satu sisi kita harus menyelesaikan banjir dan di sisi lain kita harus menyiapkan logistik yang ada sehingga manakala penanganan banjir ini tidak bisa segera diselesaikan, kita masih punya stok logistik yang memadai”, paparnya.

Sementara itu, Muhtar selaku ketua panitia dalam pidatonya mengatakan bahwa untuk merespon tindak lanjut penanganan bencana, perlu diadakan FGD untuk menangani permasalahan banjir yang ada di kabupaten pati.

“Maka tema yang kita ambil kali ini adalah solusi mengatasi banjir di Kabupaten Pati. Sehingga ada tiga tujuan dalam FGD ini, diataranya adalah menemukan permasalahan penyebab banjir, menemukan solusi secara holistik dan integratif, serta menyepakati langkah strategis penanganan banjir secara terpadu. Adapun selaku narasumber adalah dari BBWS, ESDM dan Perhutani’, imbuh Pj Bupati.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin berharap FGD ini bisa membawa hasil yang maksimal.”Sungai Juwana ini menjadi muara dari sungai-sungai yang ada di kabupaten tetangga dan sungai-sungai kecil yang ada di Kabupaten Pati.

Saya sudah dari dulu berkoordinasi dengan BBWS namun hanya iming-iming yang diungkapkan sampai sekarang. Iming-iming dari BBWS itu, sungai Juwana akan dibuat sudetan, kolam retensi dan lain-lain tapi sampai saat ini belum ada tindakan. Kuncinya adalah di Sungai Juwana. Kalau tidak ada sudetan saya kira banjir seperti ini masih terus terjadi”, tegas Ali Badrudin selaku Ketua DPRD Kabupaten Pati.(@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi