SULSEL, INFODESANEWS – Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Selatan nomor urut 1, Danny Pomanto-Azhar Arsyad, tetap optimis menghadapi Pilgub Sulsel 2024, meskipun elektabilitasnya disebut tertinggal 6% dari pesaingnya. Tim Danny-Azhar menegaskan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh framing hasil survei yang tidak mencerminkan fakta di lapangan.
Juru bicara Danny-Azhar, Asri Tadda, mengungkapkan kepada media ini, Minggu (13/10/2024), bahwa hasil survei internal menunjukkan tren yang sangat positif bagi pasangan ini untuk memenangkan Pilgub Sulsel pada 27 November 2024.
“Syukur Alhamdulillah, survei internal kami pekan lalu mencatat elektabilitas mencapai 35%. Selisihnya kini hanya 6% dengan Andi Sudirman Sulaiman, yang terus mengalami penurunan dari 46% menjadi 41% dalam beberapa minggu terakhir,” ujar Asri.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa permainan data dalam survei politik merupakan bagian dari evolusi industri. Oleh karena itu, Asri berharap masyarakat Sulawesi Selatan tidak mudah tergiring opini yang sengaja dibangun melalui survei tertentu.
“Pada akhirnya, rakyat Sulsel yang akan menentukan pilihan mereka pada 27 November 2024. Relawan, simpatisan, dan partai politik pendukung menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada rakyat, karena merekalah yang akan memilih pemimpin untuk lima tahun ke depan,” tambahnya.
Dengan tren elektabilitas yang terus naik, Danny Pomanto-Azhar Arsyad yakin dapat meraih dukungan maksimal di hari pencoblosan.**Yustus/Benny.