Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (6 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (9 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (13 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (14 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (15 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (15 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (22 jam yang lalu)
NASIONAL 17 Oktober 2020, 15:00 WIB 428 PDF

Dukung Salah Satu Paslon, Oknum Kades di Sukoharjo Dilaporkan ke Bawaslu

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dukung Salah Satu Paslon, Oknum Kades di Sukoharjo Dilaporkan ke Bawaslu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SUKOHARJO-INFODESANEWS, Oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah dilaporkan Tim advokasi DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sukoharjo, Jumaat (16/10/20) kemarin.

Dalam materi laporan tersebut, oknum kades itu diduga melanggar netralitas dan dituding melakukan kampanye untuk memenangkan pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati tertentu. Laporan atas oknum kades tersebut didasari pada sebuah potongan video berdurasi singkat yang sudah beredar di masyarakat.

Slamet selaku divisi pelaporan tim advokasi DPC PPP Sukoharjo mengaku, pihaknya menerima potongan video tersebut dari warga yang menunjukkan kades terlapor mengampanyekan atau mengajak warga memenangkan salah satu paslon.

Ia menjelaskan bahwa video itu diambil hari Rabu (14/10) sekitar pukul 15.00 WIB. “Pada waktu sosialisasi pembangunan jalan di dusun setempat sekaligus pembagian seragam batik. Namun di tengah acara, kades yang memberikan kata sambutan sekaligus berkampanye paslon,” ujarnya.

Dalam video tersebut, lanjutnya, oknum kades tersebut menanyakan ke warga tentang kesanggupan untuk memenangkan salah satu paslon dengan target perolehan suara 80 persen di dusun setempat.

Slamet menambahkan, dalam vedio tersebut, turut hadir tokoh partai politik yang melakukan orasi politik. Maka, Slamet menduga acara tersebut ditunggangi untuk kampanye salah satu paslon. “Untuk itu, kami melapor ke Bawaslu agar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Terkait laporan tersebut, pihak pelapor diminta oleh Komisioner Bawaslu, Eko Budianto, untuk segera melengkapi syarat formil materiil agar laporan cepat diproses lebih lanjut. (*)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi