Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Februari 2018, 01:30 WIB 384 PDF

Dr Budiyanto MH ; KNPI Kota Semarang Punya Potensi

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dr Budiyanto MH ; KNPI Kota Semarang Punya Potensi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Infodesanews.com, Semarang — Keutuhan sebuah negara harus diprakarsai dan didukung oleh semua pihak. Menghindari bencana kemanusiaan dan melestarikan keharmonisan dalam hidup berbangsa dapat tercipta dari sebuah kesadaran individu maupun kolektif dari sebuah negara. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua FKPT Jateng, Dr H Budiyanto SH MH dalam jumpa pers penandatanganan kerjasama dengan KNPI di RM Selasih Gajahmungkur Semarang (14/02/2018).

“FKPT ditugasi untuk mewaspadai dan mencegah secara dini adanya terorisme. Ini berarti mencegah radikalisme karena teroris itu mesti radikal dan radikalis belum tentu teroris. Namun, radikalisme adalah embrio dari terorisme.” Kata Budiyanto.

Menjawab pertanyaan reporter, saat diwawancarai, Budiyanto menyatakan bahwa KNPI Kota Semarang memiliki potensi besar untuk mencegah terjadinya terorisme.

“Dengan adanya kerjasama ini saya berharap bisa meningkatkan pendeteksian dini bahaya terorisme. Dari beberapa pelaku terduga teroris ada yang berasal dari daerah yang selama ini dikenal sebagai daerah yang tidak tergolong dalam zona merah rawan teroris. Data ini sangat mengejutkan” Ungkapnya, “Nah, gerakan yang ada di KNPI, terutama dari KNPI Semarang ini saya perhatikan sangat menarik. Memiliki kemampuan untuk tidak terombang-ambing dengan isu-isu politik yang berkembang. KNPI Semarang ini bisa adem, ayem memberikan manfaat bagi masyarakat” tuturnya

Perwakilan Kementerian Pertahanan, Kolonel Kristiarso menegaskan bahwa ancaman tidak hanya muncul dalam bentuk militeristik, “Ancaman yang berbahaya tidak melulu bernuansa militer, ada pula ancaman non militer. Ini berbahaya bagi ideologi kenegaraan. Karena menyerang ideologi, politik, budaya, sosial, ketahanan, keamanan dan teknologi.” Ungkapnya, dirinya juga mengingatkan untuk menunjukkan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, “Jangan hilangkan jati diri kita sebagai manusia. Karena kalau hilang, kita sudah kembali ke zaman dahulu. Jaga NKRI melalui berbagai bidang dan budaya yang menunjukkan jati diri bangsa.” Tegasnya. (rif/yn)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi