Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Pemerintah Desa Karang Anyar Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (26 menit yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Pimpin Acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Dan Purna Bhakti (8 jam yang lalu) • Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (1 hari yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 hari yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 hari yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (1 hari yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (1 hari yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (1 hari yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu)
INFODESA 24 November 2021, 19:00 WIB 1,294 PDF

DPRD Lamsel Meminta Penyerapan Anggaran Lebih Maksimal

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DPRD Lamsel Meminta  Penyerapan Anggaran Lebih Maksimal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, meminta setiap OPD di dapat memaksimalkan penyerapan anggaran APBD.

Meski pihaknya menilai cukup baik dalam penyerapan, namun harus terus ditingkatkan, mengingat saat ini sudah memasuki di penghujung tahun 2021,

Pihak Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sempat menyatakan bila realiasasi APBD T.A 2021 Kabupaten Lampung Selatan sudah mencapai 85,37 persen atau Rp. 1.796.225.248.192 dari Rp. 2.180.509.169.000.

Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi menegaskan, pihak selalu mendorong agar realiasasi serapan APBD pada setiap OPD harus terserap dengan baik.

“Kami yakin, grafik penyerapan ini akan tinggi di akhir-akhir tahun, karena biasanya demikian,” kata Legeslatif dari Fraksi PDI-Perjuangan itu saat diwawancarai di rumah dinas ketua DPRD, Rabu (24/11/2021)

Menurutnya agar penyerapan anggaran tidak hanya tinggi saat dipenghujung tahun, dalam banyak kegiatan pihak legeslatif selalu menyarankan agar pembahasan/perencanaan untuk penyerapan kegiatan yang memakan waktu lama, semacam pembangunan infrastruktur dilakukan di tahun sebelumnya, sehingga pada awal tahun dapat langsung bergerak. Itu, sesuai dengan arahan Presiden RI Ir Joko Widodo.

“Jadi dibuat perencanaanya dulu, baru pelaksanaan. Terutama pada kegiatan belanja modal, semacam infrastruktur karena jangkanya panjang. Dengan begitu pada awal tahun, kegiatan sudah dapat berjalan. Dapat disiasati seperti itu,”ujar pentolan PDI-Perjuangan itu.

Dijelaskan, khusus untuk bidang infrastrukur memang harus disiasati. Dengan melakukan perencanaan di tahun sebelumnya, sehingga kegiatan dapat berjalan di awal-awal tahun.

“Infrastruktur itu yang agak lama, kalau (anggaran) belanja pegawai pasti terserap pada waktunya. Memang, diawal tahun ada waktu jeda karena anggaran belum masuk, tapi untuk perencanannya bisa saja. Makanya kami harapkan tidak terlalu jauh, dan bulan berikutnya sudah berjalan saat dana sudah masuk, sehingga angka serapan anggaran, sudah dapat dilihat dibulan kedua,” terang Bang Hen sapaan akrabnya itu. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi