Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (13 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (21 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (23 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (23 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Maret 2018, 10:12 WIB 1,931 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Djoko Nugroho ; Disablitas Bukan Halangan Berkarya

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Djoko Nugroho ; Disablitas Bukan Halangan Berkarya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Bupati Djoko Nugroho menyatakan dukungannya terhadap Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan melaksanakan Program Workshop Peduli Penyandang Disabilitas Intelektual (Tuna Grahita) melalui Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini, Temanggung di Desa Tinapan dan Desa Kedungwungu Kecamatan Todanan. Dimana di dua desa ini ada 21 orang penyandang disabilitas (tuna grahita).

“Ini program yang baik untuk memberdayakan saudara-saudara kita yang memiliki kekurangan agar tetap bisa berkarya dan menghasilkan. Kita akui memang sulit melatih ketrampilan kaum disabilitas tuna grahita. Namun jika berhasil itu merupakan sebuah keberkahan yang luar biasa. Pemkab akan mendukung dan saya minta OPD terkait untuk membantu BBRSBG,” ucap Bupati Djoko Nugroho saat menerima kunjungan Kepala BBRSBG Kartini Temanggung, Dra. Murhardjani, MP di ruang rapatnya, Rabu (14/3/2018).

Menurut Bupati, banyaknya penyandang disabilitas di Desa Tinapan dan Desa Kedungwungu memang menjadi perhatian pemerintah. Pihaknya ingin para difabel tidak merasa dikesampingkan dan memiliki kesempatan yang sama seperti orang normal dalam bekerja dan menghasilkan karya.

“Seperti di Kamolan sudah ada komunitas Difabel Blora yang mampu menghasilkan karya berupa batik. Alhamdulillah bisa untuk menopang perekonomian mereka. Saya harap pelatihan dari BBRSBG ini nantinya bisa seperti itu,” lanjut Bupati.

Kepala BBRSBG Kartini Temanggung Dra. Murhardjani, MP yang datang didampingi Kepala Bidang Program dan Advokasi Sosial Drs. Suwahyono dan Kepala Seksi Kerjasama Mustofa, S.Pd. menerangkan bahwa program pelatihan yang akan dikemas dalam Workshop Peduli Penyandang Disabilitas Intelektual (Tuna Grahita) ini merupakan kegiatan dari Kemensos.

“Kami dari BBRSBG Kartini Temanggung milik Kemensos ditugasi untuk membantu pemberdayaan kaum difabel yang ada di Jawa Tengah. Kali ini akan menyentuh saudara yang ada di Desa Tinapan dan Kedungwungu yang jumlahnya ada 21 orang. Program yang akan diberikan adalah ketrampilan membuat batik ciprat dengan teknik sederhana namun bernilai seni tinggi,” ucap Dra. Murhardjani, MP.

Dra. Murhardjani, MP beranggapan bahwa pelatihan batik ciprat tidak memerlukan keahlian khusus dalam pembuatannya dan tidak memerlukan pemikiran yang sulit sehingga cocok diterapkan kepada kaum difabel.

“Saat ini kami datang ke Bupati untuk meminta dukungan dan Alhamdulillah Pak Bupati sangat respect dan menyemangati kami untuk terus melangkah ke tahapan berikutnya,” lanjut Murhardjani.

Jumlah difabel yang sebanyak 21 orang itu akan dibentuk dalam dua kelompok berdasarkan asal desanya. Nantinya setelah diberikan pelatihan pembuatan batik ciprat, juga akan dibantu dalam hal pemasaran dan pengemasannya.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora, Sri Handoko S.SOs, M.Si, beberapa OPD terkait, serta Kepala Desa Tinapan dan Kedungwungu. (rsa-Tim )

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi