Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (1 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (1 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (7 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
NASIONAL 30 Maret 2020, 21:46 WIB 1,251 PDF

Djoko Nugroho ; Blora Belum Ada Positif Covid-19, Ini Langkah Pemkab

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Djoko Nugroho ; Blora Belum Ada Positif Covid-19, Ini Langkah Pemkab
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS –  Pemerintah Kabupaten Blora pada hari Senin (30/3/2020) menyelenggarakan konferensi pers terkait perkembangan dan upaya penanggulangan virus Corona atau Covid-19. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Bupati Djoko Nugroho dengan didampingi Sekda Komang Gede Irawadi, SE, M.Si dan Plt Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes.

Bertempat di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, dengan mengundang sejumlah awak media. Sebagai permulaannya Bupati menyampaikan bahwa hingga hari ini jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 258, yang lolos pemeriksaan 26 orang, sehingga masih 232.

“Sedangkan yang PDP atau Pasien Dalam Pengawasan di Blora ada empat. Namun yang satu sudah dinyatakan negatif, sehingga masih tiga yang PDP. Satu dirawat di RSUP dr. Kariyadi Semarang, dan dua dirawat di RSUD dr. R. Soetijono Blora. Alhamdulillah hingga kini belum ada yang positif,” ucap Bupati.

Bupati berharap masyarakat bisa mempertahankan kondisi ini agar tidak ada yang positif terkena Covid-19, dengan cara mengikuti semua himbauan pemerintah.

“Kami juga selesai menggelar rakor bersama tentang penutupan atau pembatasan Desa atau Kelurahan. Yakni dengan gotong royong dan siskamling untuk mengendalikan masyarakat desa, mencegah agar tidak keluar dan mendata yang masuk. Camat dan Kades untuk melaporkannya ke Posko ini,” terang Bupati.

Bupati lantas meminta agar seluruh pemudik yang pulang kampung untuk tetap tinggal di rumah terlebih dahulu selama 14 hari.

“Pemkab juga sudah menyiapkan kamar kamar isolasi di seluruh rumah sakit baik milik pemerintah maupun rumah sakit swasta. Klinik Bakti Padma juga kita siapkan sebagai bentuk antisipasi atau cadangan. Kita berharapnya mudah-mudahan tidak ada,” tambah Bupati.

Terkait keterbatasan APD atau Alat Pelindung Diri untuk paramedis, Bupati menyampaikan jika saat ini Pemkab Blora sedang mengupayakan produksi mandiri.

“Keterbatasan APD tidak membuat kita menyerah, akan kita buat sendiri, beli bahan dari luar dijahit sendiri sehingga tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat. Kita swadaya,” tegas Bupati.

Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa sesuai Surat dari Menteri Keuangan RI nomor S-247/MK.07/2020 tanggal 27 Maret 2020, Kegiatan Pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Blora tahun 2020 dihentikan atau ditunda kecuali DAK Kesehatan dan Pendidikan.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat karena banyak proyek fisik dari DAK 2020 yang sedianya akan digunakan untuk pembangunan jalan, sesuai surat Menteri Keuangan dialihkan untuk penanggulangan Covid-19, untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Setidaknya ada sekitar Rp 56 miliar,” terang Bupati.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa anggaran APBD 2020 telah dilakukan penyisiran guna antisipasi penanggulangan Covid-19.

“Kita geser anggaran yang tidak perlu untuk penanggulangan Covid-19 ini. Kami meminta agar masyarakat bisa patuh pada himbauan pemerintah guna memutus rantai penularan virus ini,” pungkas Bupati. (Tim Liputan Prokompim Setda Blora)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi